Ahok Janji Maju Pilgub DKI Jakarta Secara Independen

Oleh Ahmad Romadoni pada 26 Jan 2016, 09:06 WIB
Diperbarui 26 Jan 2016, 09:06 WIB
Ahok Lepas Bus Penyuluhan DBD untuk Kelas Menengah Atas
Perbesar
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama bersiap melakukan pelepasan Bus Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Balaikota Jakarta, Senin (15/6). Bus warna merah ini siap keliling mensosialisasikan penyakit demam berdarah dengue (DBD). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, tak akan bergabung dengan partai politik pada Pilkada 2017. Terlebih, bila relawan TemanAhok bisa mengumpulkan 1 juta dukungan warga Jakarta dengan KTP.

"Iya dong (independen), kalau kita pikir mereka mau seperti itu, ya silakan saja. Kita mah oke-oke saja," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu memang belum mau menyebutkan waktu deklarasi sebagai calon independen. Namun, TemanAhok menargetkan 1 juta dukungan harus sudah terkumpul pada Mei 2016.


"Ya kalau dia (mengumpulkan i juta KTP), sudah harus deklarasi dong, masak mengecewakan orang ngumpulin 1 juta (KTP)," imbuh Ahok.

Suami Veronica Tan itu mengatakan, pertemuan makan siang Senin kemarin, TemanAhok ingin memastikan Ahok tetap akan melalui jalur independen saat Pilgub nanti.

"Mereka ingin tahu kan, karena dengar-dengar kita mau ke partai, mereka juga bisa enggak semangat kan. Jadi alasannya itu. Mereka juga bisa ngerasa kok, kita sudah capai target 600 ribuan (KTP), tapi kok bisa ke partai gitu loh, nah mereka ingin minta ketemu. Dia sudah capai seperti itu, kita juga kasih semangat lah. Takut dia berpikir sia-sia kerjanya," kata Ahok.