2 Korban Hilang Terseret Ombak di Malang Ditemukan Tewas

Oleh Zainul Arifin pada 02 Jan 2016, 12:47 WIB
Diperbarui 02 Jan 2016, 12:47 WIB
Ombak Tinggi
Perbesar
2 Korban Hilang Terseret Ombak di Malang Ditemukan Tewas

Liputan6.com, Malang - Tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 dari 3 wisatawan yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Bajul Mati, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kedua korban ditemukan sudah tak bernyawa dan masih dalam proses evakuasi.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Malang AKP Nyoto mengatakan, kedua jasad korban ditemukan sekitar 40 kilometer dari lokasi awal terseret ombak Pantai Bajul Mati.

"Sudah ditemukan, lokasinya di tengah laut sebelah barat dari titik awal kejadian. Sekarang masih proses evakuasi," kata Nyoto di Malang, Sabtu (2/1/2016).

Hasil identifikasi Tim SAR, identitas kedua korban adalah Toni Wijaya, warga Ciptomulyo, Kota Malang, dan Arifin, warga Kepanjen, Kabupaten Malang. Kedua korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

Proses evakuasi berlangsung sejak pagi sampai siang ini dan diperkirakan bakal berjalan lancar lantaran gelombang laut relatif tenang. Itu berbeda dengan sehari sebelumnya yang tinggi gelombang mencapai 2,5 meter sehingga memperberat proses pencarian.

"Gelombang laut sangat landai, proses evakuasi ke darat bisa berjalan cepat. Berbeda dengan kemarin, kami terkendala gelombang tinggi," tutur Nyoto.

Tim SAR gabungan terbagi menjadi beberapa tim dan disebar ke beberapa titik untuk memudahkan pencarian. Dari titik awal kejadian, mereka disebar hingga 40 kilometer ke arah barat dan 20 kilometer ke arah timur. Dengan ditemukannya 2 korban itu, kini hanya tinggal 1 korban yang belum ditemukan atas nama Mahendra Adi, warga Kepanjeng, Kabupaten Malang.

"Tim juga terus menyisir untuk menemukan 1 korban lagi yang masih hilang," ucap Nyoto.

Diberitakan sebelumnya, 5 wisatawan terseret ombak di Pantai Bajul Mati, Kabupaten Malang, pada 1 Januari kemarin sekitar pukul 06.00 WIB. Nasib nahas mereka alami saat merayakan Tahun Baru. Mereka yang sedang asyik berfoto selfie di pantai, diterjang ombak tinggi.

Seorang di antaranya ditemukan meninggal dunia yakni Slamet, warga Ciptomulyo, Kota Malang. Sedangkan, korban selamat bernama Soni Angga Kusuma.

"Tim terus bekerja keras menyisir pantai untuk mencari Mahendra Adi yang sampai sekarang belum ditemukan," kata Ketua PMI Kabupaten Malang Aprilianto.*