Polisi Amankan Ratusan Terompet Berkaligrafi di Glodok

Oleh Audrey Santoso pada 29 Des 2015, 21:19 WIB
Diperbarui 29 Des 2015, 21:19 WIB
Terompet Berbahan Sampul Buku Iqro Diamankan di Karanganyar
Perbesar
Tulisan arab itu tidak ditemukan adanya tulisan atau isi dari Alquran maupun kata-kata kehormatan dari kitab suci. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat bersama Unit Reskrim Polsek Taman Sari merazia terompet di Jalan Hayam Wuruk, Glodok, Jakarta Barat, Selasa siang.

Setiap jelang Tahun Baru, kawasan ini selalu dibanjiri para pembuat terompet.

Razia ini ditujukan untuk mengantisipasi beredarnya terompet bersampulkan Alquran seperti yang beredar di beberapa gerai minimarket di Jawa Tengah.

Kanit Reskrim Polsek Tamansari Kompol Guruh Candra membenarkan hal tersebut.

"Iya benar, tapi kami sudah sepakat informasi ke masyarakatnya satu pintu lewat Polres (Jakarta Barat). Rencananya akan dirilis Polres," kata Guruh kepada Liputan6.com saat dikonfirmasi, Selasa (29/12/2015).


Guruh membenarkan polisi menyita sejumlah terompet dengan kaligrafi Muhammad dan mengamankan para pedagangnya.

"Kami sita (terompetnya). Ada beberapa yang diamankan. Lebih lanjut silahkan tanya ke polres," kata dia.

Dari informasi yang dihimpun, polisi menyita ratusan terompet tersebut dan menggiring 5 pedagangnya ke Mapolres Metro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan. Terompet itu diduga berasal dari kawasan Bekasi, Jawa Barat.