Tiba di Labuan Bajo, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Komodo

Oleh Luqman Rimadi pada 27 Des 2015, 11:43 WIB
Diperbarui 11 Feb 2016, 17:30 WIB
20151227-Jokowi

Liputan6.com, Labuan Bajo - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi yang pertama dikunjungi Jokowi adalah Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Di sana Jokowi meresmikan terminal penumpang pesawat di Bandar Udara Komodo.

Pantauan Liputan6.com, Jokowi yang datang bersama dengan Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Komodo pada pukul 09.20 WITA. Keduanya disambut Gubernur NTT Frans Leburaya dan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan yang datang lebih dulu. Memasuki sesi acara peresmian, Jokowi tampak mengenakan selendang dan peci tenun khas NTT yang diberikan oleh Frans.

"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih sudah diberi tenun. Kainnya bagus, tapi pecinya agak kekecilan," ucap Jokowi yang disambut tawa beberapa hadirin, Minggu (27/12/2015).

Pada awal sambutan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku senang dapat menghadiri acara peresmian terminal penumpang di Bandara tersebut. Penambahan pembangunan infrastruktur dengan membangun terminal penumpang baru dianggap sangat penting bagi pengembangan wisata di Labuan Bajo.

"Saya gembira hari ini bisa meresmikan terminal baru Bandara Komodo di Labuan Bajo ini. Pengembangan bandara ini sangat penting untuk percepatan pengembangan perekonomian di Nusa Tenggara Timur, khusus di Pulau Flores dan sekitarnya," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, kawasan Labuan Bajo dapat menjadi awal perlintasan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke NTT untuk menikmati berbagai kekayaan alam yang dimilikinya.

"Bandara ini bisa menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk menihmati keindahan pantai dan alam bawah laut Labuan Bajo, keindahan Danau Kalimutu, wisata prasejarah di Gua Liang Bua, menyaksikan Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo, Pantai Merah Muda, dan banyak lagi yang lain," kata dia.

Senilai Rp 191,7 Miliar

Sedangkan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengungkapkan pembangunan fasilitas terminal penumpang baru ini telah diselesaikan pada tahun anggaran 2015 dengan total nilai Rp 191,7 miliar untuk pembangunan terminal baru seluas 9.687 meter.

"Terminal ini akan mampu meningkatkan pelayanan penumpang dari sebelumnya sebanyak 150 ribu penumpang per tahun menjadi 1,5 juta penumpang per tahun," ucap Jonan.

Jonan menjelaskan pembangunan Bandara Komodo telah dirintis sejak 2015. Awalnya bandara itu hanya berupa airstri. Kini Bandara Komodo, selain mempunyai terminal dengan daya tampung besar dan desain artistik, juga mempunyai runway dengan panjang 2.250 meter dan lebar 45 meter.

"Yang semula hanya bisa didarati pesawat propeller sekelas ATR 72-600, kini segera dapat didarati oleh pesawat jet medium sekelas A-320, B 737-800 dan B 737-900," ucap Jonan.

Setelah acara peresmian terminal, Presiden Jokowi dan Ibu Negara beserta rombongan terbatas melanjutkan perjalanan menggunakan Heli Super Puma TNI AU menuju Pulau Komodo. Di pulau itu, Jokowi dan rombongan meninjau dan mendengarkan penjelasan singkat dari Kepala Balai Taman Nasional Komodo.

Dari Pulau Komodo, sang kepala negara bersama rombongan kembali menuju Bandara Komodo Labuan Bajo menggunakan Heli Super Puma TNI AU untuk berganti Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 menuju Bandara Internasional El Tari Kupang.

Di Kupang, Jokowi dan rombongan akan meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Surya 5MW di Desa Oelpuah. Esok harinya, berkunjung ke Atambua, NTT dan menghadiri Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2015 di ‎Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Presiden dan Ibu Negara bersama rombongan diperkirakan tiba di Jakarta pada hari Senin petang, 28 Desember 2015‎.**

Live Streaming

Powered by