Sudah Diwakili Sekda DKI, Alasan Ahok Tak Hadiri Pengarahan DPD

Oleh Ahmad Romadoni pada 13 Nov 2015, 05:14 WIB
Diperbarui 13 Nov 2015, 05:14 WIB
20150930-gub-jakarta-ahok
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengkritik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang tidak hadir dalam pengarahan yang dilakukan oleh DPD. Melalui akun Twitter-nya, Fahira menyebut Ahok telah menghina DPD.

Ahok pun seakan tidak peduli dengan kritikan itu. Dia menganggap Fahira tidak mengerti permasalahan yang sedang dihadapi DKI Jakarta.

"Terserah lah kalau mau ngomong gitu. Kita sudah kirim wakil, Sekda (Sekretaris Daerah Saefullah). Dia mungkin enggak tahu kesulitan kita," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis 12 November 2015.

Menurut Ahok, keputusan untuk tidak datang dalam acara itu karena dirinya sedang menyusun nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pertanian dan tidak mungkin dibatalkan begitu saja.

"Besok kan kita mau ada MoU dengan Mentan (Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman). Kita mesti kumpulkan PD Pasar Jaya dan PD Dharma Jaya. Saya kira mana lebih penting, untuk menjaga kestabilan sembako besok ada rapat pukul 14.00 WIB dengan Mentan, jadi kita rapat. Masa kita batalin dengan Dharma Jaya hanya untuk dengerin DPD," jelas Ahok.

Bagi Ahok, Sekda sudah cukup mewakili kehadiran Pemprov DKI Jakarta dalam acara itu. Sekda tentu bisa menjelaskan pengarahan itu kepada Ahok.

"Kita bisa dengar enggak dari Sekda? Yang eksekusi Sekda bisa enggak? Bisa kan," tutup Ahok. (Ado/Nda)