Warga Cileungsi Blokir Akses Jalan Truk Sampah Jakarta

Oleh Achmad Sudarno pada 02 Nov 2015, 14:18 WIB
Diperbarui 02 Nov 2015, 14:18 WIB
20150819-Truk Pengangkut Sampah di Jagakarsa-Jakarta
Perbesar
Sejumlah pekerja memindahkan sampah ke truk pengangkut di Transit Pembuangan Sampah, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (19/8/2015). Setiap hari sampah yang diangkut dari Kecamatan Jagakarsa mencapai kisaran 94 ton. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, menutup akses jalan bagi truk sampah dari DKI Jakarta ke tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/11/2015) pagi. Mereka merasa dirugikan Jalan Raya Cileungsi menjadi perlintasan truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta, karena mencemari lingkungan dan mengurangi umur jalan.

"Kami sangat terganggu oleh truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta yang melewati Cileungsi, karena bikin jalan cepat rusak. Sampahnya juga menimbulkan bau dan sering berceceran ke jalan," ujar tokoh pemuda Cileungsi, Romi Sikumbang.

Seharusnya, kata dia, truk berwarna kuning itu tidak melewati ruas Jalan Cileungsi melainkan Bekasi Barat. Yakni rute Tol Cikunir langsung menuju Bekasi Barat shingga tanpa harus melintasi Cileungsi.

"Apalagi, Pemkot Bekasi telah menerima dana hibah untuk peningkatan jalan yang akan dilalui truk sampah tersebut. Masa sudah dapat dana tapi lewat Bogor," ujar Romi.

Karenanya, warga mendesak Pemkab Bogor tidak tinggal diam dan segera turun tangan menyikapi persoalan tersebut. Warga juga meminta Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk memerintahkan Suku Dinas Kerbersihan dan Pertamanan agar truk sampah tidak melewati Bogor.

"Jika tuntutan warga tidak dipenuhi kami akan lanjutkan aksi penolakan dengan menutup akses truk," ancam Romi. (Mut)