514 Korban Embun Beku Lanny Jaya Masih Tertahan di Pengungsian

Oleh Katharina Janur pada 30 Okt 2015, 22:02 WIB
Diperbarui 30 Okt 2015, 22:02 WIB
20151027-Ilustrasi Embun Es ata Embun Beku
Perbesar
Ilustrasi Embun Es ata Embun Beku (iStockphoto)

Liputan6.com, Jayapura - 514 Pengungsi korban embun beku dari Distrik Kuyawage, Distrik Wano Barat, dan Distrik Goa Baliem, masih bertahan di tenda-tenda pengungsian yang berada di Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol Rudolf Patrige menuturkan, saat ini bahan makanan dan pakaian terus didistribusikan kepada pengungsi. Di antaranya 5 ton bahan makanan yang berisi lauk pauk dan sayuran, pakaian, dan tenda.

"Kami masih terus mendata pengungsi akibat embun beku ini. Para pengungsi sampai saat ini telah menempati tenda dan mendapatkan makanan," kata Patrige dalam pesan tertulis yang diterima Liputan6.com, Jumat (30/10/2015).

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dibantu personel TNI dan Polri juga membangun dapur umum dan mendata para pengungsi yang menderita sakit.

"Kegiatan pendistribusian makanan akan dilanjutkan besok hari dari Tiom, Ibukota Kabupaten Lanny Jaya, bersama dengan penanganan tim medis lanjutan," pungkas Patrige.

BMKG menyatakan, suhu dingin di bawah 0 derajat Celsius di Lanny Jaya dipicu El Nino yang masih berlangsung saat ini. Akibat embun es yang melanda sejak 22-27 Oktober ini, banyak warga yang mengungsi ke kabupaten lainnya.

Pada Juli lalu, bencana embun beku juga melanda Lanny Jaya. 11 Orang meninggal akibat kedinginan. Pemkab Lanny Jaya pun mengeluarkan darurat bencana di daerah itu. (Rmn/Ans)

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya