Jokowi Deklarasi Hari Santri Nasional di Masjid Istiqlal

Oleh Yandhi Deslatama pada 20 Okt 2015, 07:00 WIB
Diperbarui 20 Okt 2015, 07:00 WIB
Dian Kurniawan/Liputan6.com
Perbesar
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj melepas kirab Hari Santri Nasional (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Serang - Puncak deklarasi Hari Santri Nasional berlangsung pada 22 Oktober mendatang. Rencananya akan berpusat di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Terkait dengan deklarasi Hari Santri tingkat Nasional, Jokowi akan mendeklarasikan Hari Santri di Ibukota Jakarta. Deklarasi Hari Santri diselenggarakan di Masjid Istiqlal," kata Gubernur Banten Rano Karno, Selasa (20/10/2015).

Rano Karno bercerita, Jokowi mengapresiasi undangan masyarakat Banten yang telah bersedia menjadi tuan rumah deklarasi Hari Santri Nasional. Namun, dengan berbagai pertimbangan, Masjid Istiqlal akhirnya dipilih sebagai tempat deklarasi.

"Presiden Jokowi telah menyampaikan apresiasi atas undangan dan dukungan terhadap penyelenggaraan Hari Santri di Banten. Kita sendiri di Banten juga tentu mendukung dan ikut menyelenggarakan deklarasi Hari Santri bersama para kiai yang kita undang dalam acara tersebut," terang Rano.

Dia pun memastikan para santri, kiai, ulama, dan tokoh masyarakat Banten siap meramaikan deklarasi Hari Santri Nasional yang ditetapkan pada 22 Oktober 2015. Karena Banten memang dikenal sebagai Bumi Seribu Kiai Sejuta Santri.

"Sebagai provinsi yang lekat dengan corak dan warna pesantren, Hari Santri sebagai bentuk kepedulian sekaligus merawat kekhasan Banten," tegas Rano. (Sun/Ado)