Sepekan Dirawat, Tosan Tak Pernah Dijenguk Wakil Pemkab Lumajang

Oleh Zainul Arifin pada 03 Okt 2015, 05:21 WIB
Diperbarui 03 Okt 2015, 05:21 WIB
Liputan6.com/Zainul Arifin
Perbesar
Tosan mendapat perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Liputan6.com, Malang - Tidak ada satu pun perwakilan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang datang menjenguk Tosan, aktivis antitambang Lumajang. Padahal Tosan dirawat di RS Syaiful Anwar Malang, Jawa Timur sejak Minggu, 27 September lalu.

Abdul Rosyid, perwakilan keluarga Tosan, mengatakan, pihak keluarga tak mau tahu apakah Pemkab Lumajang datang menjenguk atau tidak. Bagi keluarga Tosan, sikap tegas Pemkab Lumajang dalam mengurusi masalah tambang ilegal jauh lebih penting.

"Tidak penting Pemkab Lumajang datang berkunjung kesini atau tidak. Lebih baik Pemkab bekerja saja yang baik, urusi masalah tambang itu sampai beres," ucap Rosyid di Malang, Jumat (2/10/2015).

Ruang perawatan Tosan sendiri kini dipindah dari ruang 13 ke ruang 12 ICU RS Syaiful Anwar Malang. Dengan dipindahnya ruangan ini, Tosan mendapat pengawasan lebih ketat lantaran tak ada satu pun orang bahkan pihak keluarga yang bisa mendampinginya langsung.

Pemindahan ruangan sejak kemarin ini dilakukan setelah Tosan mengeluh sesak di dadanya. Kendati demikian, kondisi kesehatan Tosan semakin membaik dibanding saat kali pertama menjalani perawatan.

"Alhamdulillah kondisi Pak Tosan semakin membaik. Di ruangan yang baru ini bisa lebih steril," ucap Rosyid.

Simpati untuk Tosan ini terus berdatangan. Banyak pihak datang berkunjung ke RS Syaiful Anwar Malang. Baik itu untuk sekedar menyampaikan dukungan, maupun memberikan bantuan berupa uang. (Ron/Nda)