Ahok Ketagihan Gandeng TNI Bersihkan Sungai

Oleh Ahmad Romadoni pada 27 Jul 2015, 10:23 WIB
Diperbarui 27 Jul 2015, 10:23 WIB
Ahok Dapat Nilai Merah Dari DPRD
Perbesar
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri sidang paripurna DPRD DKI Jakarta terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Kamis (23/4/2015). DPRD menilai kinerja pemda dan aparatnya pada tahun 2014 buruk. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Prajurit TNI dari Kodam Jaya selama 7 bulan terakhir berjibaku membersihkan Sungai Ciliwung dari sampah. Upaya ini sudah membuahkan hasil.

Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin para prajurit melanjutkan aksi bersih-bersih ke seluruh sungai di Jakarta.

"Kita mau seluruh Jakarta, saya sampai bilang ke mereka targetnya enggak ada satupun puntung rokok ada di Jakarta. Ciliwung harus diubah bersih. Ini urat nadi," kata Ahok di Makodam Jaya, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Pemprov DKI Jakarta tidak melepas begitu saja para prajurit membersihkan sungai sendiri. Alat berat dan personel dari Dinas Kebersihan juga diterjunkan untuk membantu prajurit.

"Itu lebih murah daripada Anda kasih kontraktor. Kontraktor buang sampah di pintu sungai saja Rp 400-600 miliar. Ini kita kerja gini paling belasan miliaran rupiah kerja sepanjang tahun. Lihat sekarang mana ada BKT-BKB sampah?" imbuh Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga sudah mendapat banyak kesan baik dari masyarakat terkait bersihnya Sungai Ciliwung, termasuk dari Danjen Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo.

"Pak Doni dan Kopassus kemarin katanya sampai lihat Ciliwung sampai bisa lihat dasarnya. Begitu orang enggak buang sampah, kita bisa lihat dasarnya. Ciliwung kita bisa rapikan buat wisata segala macem. Tanggal 14 katanya mau buat pesta rapat sama Pangdam," tutup Ahok. (Bob/Mut)