Mengantar Gelandangan Jakarta Pulang ke Kampung Halaman

Oleh Ahmad Romadoni pada 09 Jul 2015, 10:53 WIB
Diperbarui 09 Jul 2015, 10:53 WIB
Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)
Perbesar
Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dikumpulkan di panti asuhan Jakarta untuk dipulangkan. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Ruang serba guna Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 tiba-tiba riuh. Kursi-kursi yang tersusun rapi kini diduduki oleh 85 orang berkaos biru kuning. Mereka adalah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau gelandangan.

Orang-orang yang sering disebut kelompok marginal ini dikumpulkan untuk dipulangkan ke daerah asalnya. Mereka berkumpul sejak pukul 08.00 WIB. Para gelandangan terlihat membawa barang bawaan mereka menggunakan tas dan juga kantong kresek yang diletakan di bawah kursi.

Sesekali petugas panti menghibur para gelandangan tersebut. Mereka diajak bernyanyi, menyuarakan yel-yel, hingga berjoget. Baik tua maupun muda ikut larut dalam hiburan ini. Memang ada beberapa orang yang sudah renta hanya bisa duduk bersandar sambil bertepuk tangan tanpa ekspresi.

Setelah mendapat pengarahan, para gelandangan diminta berbaris. Mendengar rombongan akan segera berangkat, mereka dengan sigap mengambil barang bawaan dan berebut berbaris di posisi depan pintu aula.

Satu per satu mereka menuju 2 bus besar yang sudah terparkir di halaman panti sejak pagi. Perlahan mereka masuk dan duduk di dalam bus.

Beberapa di antara mereka melihat ke luar jendela memberi salam perpisahan. Mereka tak sungkan melambaikan tangan tanda perpisahan. "Dadah Pak Beni, dadah...," ujar seorang wanita berkaos biru dari dalam bus, Kamis (9/7/2015).

Bus pun melaju meninggalkan panti. "Dadah.... jangan balik lagi ya," ujar petugas panti yang turut melepas kepergian para PMKS.

Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) diberangkatkan dari panti asuhan Jakarta ke kampung halaman mereka. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Razia Gelandangan

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Chaidir, mengatakan, pemulangan ini merupakan gelombang kedua selama masa Ramadan dan Lebaran. Sebelumnya, PMKS sudah dipulangkan pada H-7 Ramadan.

"Untuk hari ini H-7 Lebaran kita pulangkan 85 PMKS ke wilayah Jawa Barat," kata Chaidir.

Para PMKS ini merupakan hasil razia di beberapa jalan protokol di Jakarta selama satu bulan terakhir. Mereka dibina dan diberi keterampilan sebelum dipulangkan.

"Dari sini, kita serahkan ke Sub Unit Rumah Rehabilitasi Sosial Bina Mandiri, Palimanan, Cirebon. Dari sana, baru mereka akan dijemput oleh keluarganya," jelas Chaidir.

Sampai saat ini, Dinas Sosial terus menggelar razia di seluruh wilayah Jakarta. Rencananya, pemulangan PMKS akan dilakukan lagi pada H+12 Lebaran. Dengan razia ini, selama 2015 tercatat ada 5.244 PMKS. Angka ini menurun 26% dibanding semester pertama 2014, yang berjumlah 7.109 orang. (Sun/Ein)