Ibas: Demokrat Jadi Partai Non-Blok Saat Pilkada

Oleh Audrey Santoso pada 05 Jul 2015, 06:32 WIB
Diperbarui 05 Jul 2015, 06:32 WIB
Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas
Perbesar
Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menegaskan bahwa dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015, partainya bersifat non-blok. Artinya tak terikat Koalisi Indonesia Hebat (KIH) ataupun Koalisi Merah Putih (KMP).

Demokrat akan memberi keleluasaan bagi para kader untuk berkoalisi dengan kubu manapun atau tokoh masyarakat di luar partai.

"Dalam hal pemenangan pemilu (kepala daerah) di Indonesia, kami non-blok. Kami bukan bagian dari KMP, juga bukan bagian dari KIH. Dan kami beri kebebasan pada semua untuk kader daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk secara emosional, kebatinan, menjajaki koalisi yang tepat," kata Ibas di Jakarta, Sabtu (4/7/2015).

Namun Ibas memberi catatan, pasangan kader harus yang terbaik dan dinilai mampu memenuhi persyaratan Demokrat. Antara lain integritas, intensitas dan kapabilitas.

Selain itu, calon pasangan kader Demokrat juga diharapkan sosok yang mempu mengurai isu-isu di daerah yang meresahkan warga.

"Partai Demokrat harus mempersiapkan (kandidat di Pilkada) secara baik dan benar," ujar Ibas.

Selanjutnya, ketika diminta menjelaskan strategi kemenangan partai, Ibas enggan membeberkan. Ia mengatakan semua partai memiliki strategi masing-masing dan hal itu dirahasiakan dari partai kompetitor.

"Strategi tentunya semua partai punya. Tapi tidak bisa dibuka," kata Ibas. (Ali/Vra)