Sejumlah Pemimpin Negara Absen Perayaan KAA di Bandung Terpopuler

Oleh Tanti YulianingsihAhmad Romadoni Anri SyaifulAndreas Gerry Tuwo pada 24 Apr 2015, 07:49 WIB
Diperbarui 24 Apr 2015, 07:49 WIB
Hasil 'Dandan Ala Eropa' Bandung Demi KAA
Perbesar
Hasil 'dandan Ala Eropa' di Bandung sambut KAA. (Liputan6.com/Okan Firdaus)

Liputan6.com, Jakarta - Puncak acara peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) akan dipusatkan di Bandung, Jawa Barat. Namun, sejumlah pemimpin negara absen menghadiri Peringatan 60 Tahun KAA di Bandung.

Nah, tulisan tersebut menjadi salah satu yang populer di portal berita kesayangan Anda, Liputan6.com terutama di kanal News sepanjang Kamis 23 April 2015.

Sementara artikel mengenai penemuan 43 fosil telur hewan dinosaurus di China dan 3 berita lainnya juga menyedot perhatian pembaca.

Selengkapnya Top 5 News...

1. Sejumlah Pemimpin Negara Absen Perayaan KAA di Bandung, Mengapa?

Puncak acara peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) akan dipusatkan di Bandung, Jawa Barat. Namun, tidak semua pemimpin dunia yang hadir saat KAA di Jakarta akan ikut ke Bandung.

Menurut Direktur Jenderal Asia Pasifik Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri Thamrin, beberepa negara absen karena sejumlah alasan. Termasuk di antaranya harus menyelesaikan urusan internal di negaranya masing-masing.

"(Yang tak hadir di Bandung) PM Jepang, Raja Yordania, PM Singapura, Presiden Iran, Wapres Seychelles, PM Palestina," kata Yuri di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Selengkapnya...

2. 43 Fosil Telur Hewan Dinosaurus Ditemukan di China

Petugas perbaikan jalan di China menemukan sebuah fosil berukuran jombo, saat tengah menggali tanah untuk meletakkan pipa pembuangan. Tak ada yang menduga, ternyata benda yang ditemukan si pekerja itu adalah telur-telur dinosaurus.

Bakal dinosaurus itu ditemukan di pusat Kota Heyuan di tenggara China.

"Fosil jumbo, termasuk 19 telur yang masih utuh itu merupakan yang pertama ditemukan di Heyuan. Kini sedang diteliti oleh para ahli dari Heyuan Dinosaur Museum, untuk menentukan jenis makhluk purba apa pemiliknya," demikian diberitakan People's Daily Online yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (23/4/2015).

Selengkapnya...

3. Ahok: Siswi SMA Pesta Bikini Usai UN Bisa Ditangkap

Dunia maya dikejutkan dengan undangan mengikuti pesta bikini sebagai bentuk kebahagiaan setelah lulus ujian nasional. Undangan ini disebar melalui situs berbagi video YouTube.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pun terkejut dengan kabar itu. Dia jelas menentang adanya pesta bikini itu.

"Oh nggak bisa dong kalau pesta bikini mah. Itu mah nggak bener kalau pesta bikini. Ditangkap. Itu ada KUHP asusilanya kok," ujar pria yang karib disapa Ahok itu di Balaikota, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Menurut Ahok, bagi mereka yang diketahui ikut dalam pesta itu harus diberi sanksi. Sulit memang kalau sudah lulus dari sekolah. Karena itu, sanksi bisa diberikan saat kuliah nanti.

Selengkapnya...

4. Ongkos Haji Turun Rp 6 Juta Lebih, Legislator Bersyukur

Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI akhirnya menyepakati menetapkan rata-rata direct cost Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1436 H/2015 M sebesar US$ 2.717. Artinya, dengan asumsi nilai tukar 1 US$ adalah 12.500, rata-rata BPIH 2015 sebesar Rp 33.962.500.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Kesimpulan Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang diselenggarakan Rabu (22/4/2015) petang. Rata-rata BPIH 1435 H/2014 M sebesar US$ 3.219. Artinya, BPIH 1436 H/2015 M ini terjadi penurunan sebesar US$ 502 atau sekitar Rp 6.275.000 (sesuai kurs dolar AS saat ini) dibanding BPIH tahun sebelumnya.

"Setelah kesepakatan ini, kami akan menyiapkan draf Keputusan Presiden untuk segera ditandatangani Presiden. Setelah Keppres-nya ditandatangani Presiden, segera kita tetapkan kapan jemaah haji bisa melunasi BPIH," terang Menteri Lukman usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, kemenag.go.id.

Selengkapnya...

5. Pelantikan Sederhana untuk Budi Gunawan

Lengkap sudah formasi pimpinan Polri. Setelah terjadi kekosongan yang cukup lama di kursi pucuk pimpinan, Jumat pekan lalu Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Jenderal Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan yang juga dihadiri pejabat tinggi negara itu disambut positif banyak kalangan. Dengan adanya Kapolri yang definitif, diharapkan Polri sebagai sebuah organisasi yang besar bisa kembali ditata dan dirapikan menjadi lebih baik lagi.

Tak sampai sepekan, Badrodin Haiti pun mendapatkan pendamping. Komjen Pol Budi Gunawan resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri), Rabu siang, 22 April 2015. Pelantikan yang dipimpin Kapolri itu berlangsung tertutup di Ruang Rapat Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri.

Selengkapnya...

(Ans)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya