Tanggul Kali Sunter yang Jebol Baru Ditambal Karung Pasir

Oleh Andi Muttya Keteng pada 24 Jan 2015, 17:28 WIB
Diperbarui 24 Jan 2015, 17:28 WIB
Tanggul Kali Sunter
Perbesar
Tanggul Kali Sunter (Liputan6.com/ Andi Muttya Keteng)

Liputan6.com, Jakarta - Tanggul Kali Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang jebol mulai ditambal. Puluhan pekerja terlihat menyusun karung-karung pasir di lubang tanggul yang berada di depan Mal Artha Gading dan depot Pertamina Plumpang di Jalan Yos Sudarso.

Suryadin (42), warga yang bermukim di sekitar tanggul mengharapkan penutupan tanggul segera diselesaikan sebelum hujan deras kembali mengguyur Jakarta.

"Warga berharap tanggulnya cepat ditutup," kata Suryadin di lokasi, Jakarta, Sabtu (24/1/2015).

Jebolnya tanggul mengakibatkan Jalan Yos Sudarso tergenang hingga setinggi 50 cm pada Jumat, 23 Januari 2015. Luapan air dari Sungai Sunter mengalir melalui lubang tanggul dan menggenangi Jalan Yos Sudarso hingga ke Jalan Danau Sunter Utara.

Ia mengatakan, pada Oktober 2014, tanggul itu dijebol dengan sengaja untuk membuka jalan bagi eskavator untuk mengeruk Kali Sunter. Namun, pengerjaan itu kemudian terhenti di Januari 2015 ini. Sementara lubang di dinding tanggung dibiarkan begitu saja. Akibatnya, ketika hujan deras mengguyur, air sungai tersebut mengalir ke jalanan karena tak ada penahan.

"Lubangnya dibiarkan terbuka padahal sudah masuk musim hujan," kata dia.

Menurut Suryadin, genangan air yang terjadi di jalan Yos Sudarso kemarin merupakan yang paling parah. Sebab selama ini, meski area tersebut tergenang di kala hujan, tidak sampai setinggi 50 cm hingga menambah kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. (Mvi/Ans)