Dalam Sehari 11 Wisatawan Tenggelam di Pantai Banten

Oleh Yandhi Deslatama pada 05 Jan 2015, 09:08 WIB
Diperbarui 05 Jan 2015, 09:08 WIB
ilustrasi tenggelam
Perbesar
ilustrasi tenggelam

Liputan6.com, Serang - Dalam sehari di penghujung libur panjang tahun baru 2015, 11 wisatawan hanyut terbawa ombak di sejumlah pantai di Provinsi Banten. Bahkan hingga kini pencarian korban oleh Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Banten dan Polisi Air (Polair) masih berlangsung.

"Mereka (Balawista) masih terus melakukan pencarian korban yang tenggelam," kata Ketua Balawista Banten, Enjat Jatnika, di Serang, Banten, Senin (05/01/2015).

Dari 11 korban, tim penyelamat baru berhasil menemukan 7 korban, sedangkan sisanya masih dalam pencarian.

"Bukan karena tidak ada upaya nyata dari seluruh anggota kami di lapangan, kami telah berusaha maksimal. Namun apalah daya, kemampuan menggapai tanpa sarana lengkap menjadi hambatan," tegas Enjat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, di Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, dua wisatawan asal Jakarta, Rian (23) dan Tri Waluyo (26), tenggelam pada Minggu 1 Januari 2015, pukul 11.00 WIB. Tri Waluyo berhasil diselamatkan oleh Tim Gabungan Balawista dan Polair. Sedangkan Rian hingga saat ini masih dalam pencarian.

Di Pantai Carita Kabupaten Serang, 4 wisatawan asal Depok, Jawa Barat, tenggelam pada Minggu 4 Januari 2015 pukul 12.00 WIB. Tiga berhasil diselamatkan, yaitu Abdul Syukur (32), Gilang Abimanyu (16), dan Afig (18). Sementara Rizki Ramadhan (23), masih dalam pencarian.

Di Pantai Pasir Putih Sirih Anyer, Kabupaten Serang, 5 bocah wisatawan asal Depok, Jawa Barat, terseret ombak pada Minggu 4 Januari 2015 pukul 11.00 WIB. Dari 5 bocah itu, petugas baru berhasil menyelamatkan 3 orang, yakni Nanda (10), Raihan Kamil (11), dan Rajuli Pata (7).

Ketiga bocah itu tengah berenang di sekitar Pantai Pasir Putih, Cinangka, Anyer, bersama dua temannya yang lain. Saat asyik berenang, ombak besar menghantam kelima bocah tersebut. (Sun)