Penculik Pengusaha Spa di Cengkareng Diduga 4 Pria

Oleh Moch Harun Syah pada 26 Des 2014, 23:23 WIB
Diperbarui 26 Des 2014, 23:23 WIB
Penculik Pengusaha Spa di Cengkareng Diduga 4 Pria
Perbesar
Setelah para pelaku dugaan penculikan berhasil naik ke dalam mobil, sang pembantu diminta keluar.

Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha Spa Trisya yang sebelumnya dikabarkan adalah anak-anak, yang diduga dibawa kabur sang sopir di dalam mobil Grand Livina, di Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat ternyata diduga diculik 4 orang.

Cerita penculikan Trisya, menurut sang adik Lucky Suherman, didapati dari pembantunya yang mengadu kepada orang tuanya. Saat itu pengusaha Bamboo Spa berumur 34 tahun itu bersama pembantunya tengah mengendarai mobil Grand Livina B 28 YYH di dekat Mal Taman Palem, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tiba-tiba mobil dihadang 2 motor yang ditumpangi 4 pria berboncengan. Kemudian 2 pelaku masuk ke dalam mobil, lalu kakak saya dibawa pergi," ujar Lucky di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/12/2014).

"Kejadian siang tadi. Saat kejadian, kakak saya bersama pembantunya," sambung GM Restoran Pulau Dua itu.

Setelah para pelaku berhasil naik ke dalam mobil, sang pembantu diminta keluar. Lalu dia pulang ke rumah menggunakan ojek dan melaporkan kejadian itu kepada orangtua majikan.

"Sudah saya laporkan ke Polda dan sekarang polisi sedang ngejar," ujar Lucky.

Sementara Kapolsek Cengkareng Kompol Sutarjono mengatakan motif dugaan penculikan tersebut belum diketahui, karena pihaknya masih memburu pelaku.

"Belum diketahui apa motifnya, punya masalah apa karena korban dan pelaku masih dicari. Tadi kita dapat laporan sekitar jam 5 sore sebelum magrib. Nanti kalau sudah jelas baru kita kasih tahu. Jangan percaya kabar yang menyebutkan motifnya ini, itu bukan dari kami informasinya," tandas Sutarjono.

Sempat beredar melalui pesan singkat berantai yang menyebut terjadi pencurian mobil Grand Livina putih yang berisi anak siang tadi. Namun belakangan diketahui bahwa anak tersebut adalah orang dewasa bernama Trisya, yang merupakan korban. (Rmn/Ali)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya