Gara-gara Anak Berkelahi, 2 Kelompok Warga di Bima Bentrok

Oleh Liputan6 pada 25 Des 2014, 01:18 WIB
Diperbarui 25 Des 2014, 01:18 WIB
Ilustrasi Kerusuhan
Perbesar
Ilustrasi Kerusuhan, Pengrusakan dan Tawuran (Liputan6.com)

Liputan6.com, Bima - Bentrokan 2 kelompok warga di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali terjadi Rabu siang. Bentrokan terjadi antara warga Kelurahan Dara dan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Bima.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (24/12/2014), puluhan massa siap bertarung dengan bekal batu, anak panah, dan senjata rakitan.

Mengantisipasi agar tidak jatuh korban, puluhan polisi melepaskan tembakan peringatan ke arah massa yang tumpah di jalanan. Sebagian memilih mundur. Namun sebagian lainnya terus menyerang kelompok lawan.

Terjadi saling lempar batu di sela-sela bunyi tembakan peringatan dari polisi. Massa akhirnya membubarkan diri setelah salah satu kelompok berangsur menjauhi lokasi bentrokan.

Bentrokan antara 2 warga ini hanya dipicu masalah sepele. Beberapa waktu lalu anak-anak mereka berkelahi di sekolah. Mendengar aduan sang anak, orangtua tidak terima hingga suasana di kedua kubu pun memanas.

Peristiwa ini juga buntut dari bentrokan sebulan lalu yang belum ada upaya penyelesaian. Belum diketahui adanya korban dalam bentrokan ini. Hingga Rabu petang polisi masih berjaga di perbatasan 2 kelurahan tersebut untuk mengantisipasi bentrok susulan. (Nfs/Ans)