Kesal Dihujani Debu Mobil Proyek, Warga di Cilegon Blokir Jalan

Oleh Yandhi Deslatama pada 22 Okt 2014, 22:34 WIB
Diperbarui 22 Okt 2014, 22:34 WIB
Kesal Dihujani Debu Mobil Proyek, Warga di Cilegon Blokir Jalan
Perbesar
(Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Liputan6.com, Cilegon - Ratusan warga RT 2, lingkungan Keserangan, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten memblokir jalan menuju Perumahan Puri Krakatau Hijau yang melintasi permukiman warga. Pemblokiran ini karena debu yang kerap menghujani perumahan warga setiap harinya.

"Kita sudah meminta kepada pihak pengembang agar jalan itu ada penyiraman, tapi tidak pernah dilakukan," ujar koordinator warga Hasim Johani, Cilegon, Banten (22/10/2014).

Hasim menjelaskan, warga merasa kesal karena PT Laguna Cipta Griya (LCG) dianggap mengabaikan nasib warga. Sebab rumah warga setiap hari dihujani debu akibat mobilitas kendaraan yang tengah melakukan aktivitas cut and fill untuk proyek perumahan yang ditangani PT LCG, selaku pengembang.

Menurut Hasim kekesalan itu memuncak ketika perwakilan warga mendatangi kantor PT LCG untuk meminta bantuan selang, untuk menyirami jalan dengan air. Tapi tak mendapat respons yang baik.

"Dulu kita datangi kantornya untuk minta selang air, malah  tidak dikasih," jelas Hasim.

Aksi blokir jalan ini pun akhirnya dimediasi Lurah Rawa Arum. Perwakilan pengelola perumahan dengan warga dipertemukan di Kantor Kelurahan Rawa Arum.

"Setelah kita mediasi, pihak pengembang berjanji akan melakukan penyiraman jalan tersebut mulai hari ini. Malah, mereka juga berjanji akan memberdayakan warga dalam proyek mereka," kata Lurah Rawa Arum Saptunji.

Sementara General Manager Area PT LCG Lilis Komariah membenarkan hasil mediasi tersebut dan menuturkan pihaknya siap memenuhi tuntutan warga tersebut.

"Sebenarnya warga itu minta diberdayakan. Dan kita sudah melakukan kesepakatan termasuk persoalan debu, kita lakukan penyiraman mulai hari ini," tegas Lilis saat dikonfirmasi. (Yus)