JK Singgung Rencana Kenaikan Harga BBM di Muktamar PKB

Oleh Taufiqurrohman pada 31 Agu 2014, 21:54 WIB
Diperbarui 31 Agu 2014, 21:54 WIB
Jusuf kalla
Perbesar

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) berbicara soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, saat memberikan pembekalan Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

JK berharap, PKB sebagai salah satu partai pendukung di parlemen mendatang mengerti bahwa menaikkan harga BBM adalah suatu keharusan.

"Menaikkan BBM itulah pilihan yang harus kita buat," kata JK dalam Muktamar PKB di Hotel Empire Palace, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (31/8/2014).

JK menilai, anggaran pemotongan subsidi dari kenaikan harga BBM nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat miskin. JK yang pernah menjabat Wakil Presiden dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I itu memandang penggunaan subsidi BBM saat ini sudah dimanfaatkan oleh kalangan menengah ke atas.

"Mau ada bensin murah untuk yang punya mobil apa mau bikin saluran air untuk desa? Bikin jalan dan infrastruktur di desa? Saya kira itu lebih baik dibanding mensubsidi orang yang mampu. Itulah yang harus dipahami, seperti itu," cetus mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (2001-2004) tersebut.

Lebih jauh JK mengatakan, nantinya dengan peningkatan pembangunan dan infrastruktur tersebut, produktivitas akan banyak meningkat. "Tidak perlu lagi kita impor beras, impor gula. Nanti kita yang ekspor," tandas mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (1999-2000) tersebut.

Baca juga:

Paloh: Apa pun Kebijakan Jokowi, Nasdem Akan Dukung
DPR: Masalah BBM Ujian Pertama Bagi Jokowi
Jokowi Diminta Cari Terobosan Baru Ketimbang Naikkan BBM