Muhaimin Iskandar: PKB Harus Kalahkan Golkar di Pemilu 2019

Oleh Ahmad Romadoni pada 26 Agu 2014, 16:06 WIB
Diperbarui 26 Agu 2014, 16:06 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
Perbesar
(Foto: Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengundang sejumlah pengamat politik jelang penyelenggaraan Muktamar PKB pada 30 Agustus sampai 1 September 2014. Dengan cara itu dia berharap mendapat banyak masukan dalam membangun PKB lebih baik lagi, khususnya menyongsong Pemilu 2019.

"Target kita 2019 PKB dapat mengalahkan Golkar dalam pemilu," kata Muhaimin di kantor DPP PKB, Selasa (26/8/2014).

Muhaimin mengatakan, PKB sangat ingin mengambil posisi lebih besar dalam membangun bangsa ke depan. Karena itu, dirinya ingin muktamar mendatang dapat menghasilkan keputusan yang baik.

"Sebagai partainya orang NU, saya ingin PKB dapat mengangkat masyarakat NU yang marjinal, marhaen yang masih terpinggirkan akan menjadi sejahtera," lanjut dia.

Muhaimin sengaja mengundang para pakar politik untuk dapat memberi masukan kepada PKB agar lebih baik ke depan. Terutama untuk mencapai target pada Pemilu 2019.

"Ini yang sangat penting, persiapan muktamar nanti penting dalam berbenah diri menyusun fondasi langkah gerak 5 tahun ke depan, terutama mengambil posisi strategis untuk bangsa," tutupnya.

Sebelumnya, Muhaimin juga mengatakan muktamar partainya di Surabaya akan membahas masukan para kiai muda se-Jawa Timur tentang perlunya Rancangan Undang-Undang Larangan Kelompok Radikal seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), organisasi yang sekarang menamakan sebagai Daulah Islamiyah.

"Muktamar akan menyikapi masalah ISIS dan semacamnya, karena hakekatnya mereka merupakan partai atau hizbut dan tujuannya mendirikan negara di sini," kata politisi yang akrab disapa Cak Imin itu. (Mut)