1.000 Merah Putih di Lereng Merapi

Oleh Mevi Linawati pada 16 Agu 2014, 19:20 WIB
Diperbarui 16 Agu 2014, 19:20 WIB
120419aupcr1.jpg
Perbesar
Citizen6, Kobangdikal: Penaikan Bendera merah Putih Pada Upacara Bendera 17an di Lapangan Maluku, Kobangdikal, Surabaya pada, Selasa, (17/4). (Pengirim: Penkobangdikal)

Liputan6.com, Sleman - Sebanyak 1.000 bendera Merah Putih berkibar di lereng Gunung Merapi, Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Republik Indonesia.

1.000 Bendera itu dikibarkan Komunitas Seribu Cinta untuk Indonesia. "Kegiatan ini kami lakukan untuk memupuk rasa cinta terhadap Tanah Air Indonesia," kata koordinator aksi, Markus, Sabtu (16/8/2014).

Pengibaran bendera Merah Putih yang tepat berada di atas bunker yang pernah tertimbun material vulkanis erupsi Gunung Merapi pada 2006 dan 2010 tersebut, dilakukan sejak pagi hingga siang hari.

Dengan membawa ribuan tiang batang bambu, sukarelawan yang tergabung dalam Komunitas Seribu Cinta untuk Indonesia memenuhi area yang masih terdapat banyak material vulkanis dan menancapkan tiang bambu.

Pada bagian atas tiang bambu terdapat lipatan kain terbungkus plastik berwarna merah dan putih. Saat bungkus plastik dibuka, berkibarlah kain Merah Putih secara bersamaan.

Markus mengatakan, kegiatan ini selain memperingati HUT RI juga merupakan bentuk persatuan Indonesia di tengah keberagaman. "Kegiatan ini juga untuk mengangkat kembali citra pariwisata lereng Merapi pascabencana erupsi 2010," katanya.

Ia mengatakan, Minggu, 17 Agustus 2014 pukul 10.00 WIB, komunitas ini akan melaksanakan upacara bendera yang akan diikuti sukarelawan dan warga sekitar lereng Merapi.

Pada tahun sebelumnya aksi yang sama pernah dilakukan dengan memasang 1.000 bendera Merah Putih di pesisir pantai selatan. (Ant/Ans)