2 Kelompok Warga Paseban Bentrok, Polisi Lepaskan Gas Airmata

Oleh Oscar Ferri pada 15 Agu 2014, 01:20 WIB
Diperbarui 15 Agu 2014, 01:20 WIB
Ilustrasi Kerusuhan
Perbesar
Ilustrasi Kerusuhan, Pengrusakan dan Tawuran (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dua kelompok warga di Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat terlibat bentrok. Kelompok yang terlibat tawuran itu adalah warga Kramat Lontar, Kramat Sawah, dan Perintis dengan warga Paseban Timur.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Menurut salah seorang saksi, Harry, bentrokan itu terjadi di Jalan Paseban Raya, tepat di depan Pasar Paseban.

"Mereka berantemnya di depan Pasar Paseban," kata warga Paseban Barat ini saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (14/8/2014) tengah malam.

Harry menuturkan, bentrokan diduga karena dilatari dendam. Sebab, imbuh Harry, beberapa hari lalu ada seorang warga Paseban Timur yang diduga dipukuli oleh warga Kramat Lontar.

"Anak Pastim (Paseban Timur) 2 hari yang lalu digebuki sama anak Karamat Lontar. Mereka sudah damai. Tapi ini malam anak Kramat Lontar, Kramat Sawah, sama Perintis nyerang duluan, sampai masuk ke dalam kampung," beber Harry.

Akibat bentrokan ini, petugas kepolisian yang datang langsung membubarkan para warga. Polisi bahkan sampai harus mengeluarkan tembakan peringatan dan gas airmata untuk membubarkan massa.

"Polisi sempat keluarin tembakan buat hentikan keributan. Polisi juga keluarin tembakan gas airmata 2 kali," ujar Harry.

Menurut Harry, saat ini kondisi di lokasi bentrokan sudah kondusif. Namun, sejumlah petugas kepolisian tampak masih berjaga-jaga.

Adapun Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan saat dihubungi mengaku belum mengetahui kejadian itu. "Wah belum tahu mas," ujar Tatan.

Baca juga:

7 Tewas Akibat Bentrokan di Timika, Pengamanan Diperketat
2 Kelompok Warga di Abepura Bentrok, Satu Tewas
Terlibat Tawuran, Siswa SMK Bernama Oka Tewas Disabet Celurit