Bentrok Antar Warga di Maluku, 6 Orang Tewas

Oleh Liputan6 pada 05 Agu 2014, 01:07 WIB
Diperbarui 05 Agu 2014, 01:07 WIB
Ilustrasi Massa Anarkis
Perbesar
Ilustrasi Massa Anarkis

Liputan6.com, Seram Bagian Barat - Bentrokan antar-warga kembali terjadi di Provinsi Maluku. Kali ini terjadi antara warga Desa Iha dan Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Bentrokan ini menyebabkan 6 orang tewas dan sekitar 40 warga mengalami luka-luka.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Senin (4/8/2014), puluhan korban luka tersebut dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Ambon, Maluku. Sejumlah korban bahkan mengalami luka parah dan harus segera dioperasi.

Namun tidak adanya dokter ahli bedah membuat operasi terhadap korban luka tembak belum bisa dilakukan. Bahkan hingga Senin malam tadi, pihak rumah sakit kewalahan menghadapi banyaknya korban yang berdatangan.

Tak hanya memakan korban jiwa, peristiwa ini juga mengakibatkan sejumlah rumah dan 2 sekolah hangus terbakar.

Bentrokan diduga akibat dendam lama yang tidak segera diselesaikan pemerintah setempat. Akibatnya, sewaktu-waktu bisa saja memicu keributan hanya karena masalah sepele.

Untuk mencegah terjadi bentrokan susulan, sebanyak 5 SSK petugas gabungan dari TNI-Polri disiagakan di perbatasan kedua desa.

Bentrokan antar-warga sebelumnya juga terjadi di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Bentrokan terjadi antara warga Desa Negeri Lima dan Seit, Kecamatan Leihitu, Jumat 1 Agustus. Sedikitnya 4 orang tewas dan belasan luka-luka serta sebanyak 23 rumah hangus terbakar dalam peristiwa ini. (Rmn)

Baca juga:

Pascabentrokan, 2 Desa di Maluku Tengah Masih Mencekam

Korban Bentrokan 2 Desa di Maluku Tengah Dimakamkan

2 Desa di Palu Kembali Bentrok, 1 Rumah Dibakar