Jembatan Comal Ambles, Jakarta-Solo Ditempuh 24 Jam

Oleh Fajar Abrori pada 22 Jul 2014, 18:05 WIB
Diperbarui 22 Jul 2014, 18:05 WIB
Terminal Tirtonadi
Perbesar
Terminal Tirtonadi, Solo (Liputan6.com/Reza Kuncoro)

Liputan6.com, Jakarta - Amblesnya Jembatan Comal di Pemalang, Jawa Tengah, yang menjadi jalur utama bus jurusan Jakarta-Solo berdampak terhadap molornya jadwal kedatangan bus di Terminal Tirtonadi, Solo, Jateng. Bahkan, keterlambatan kedatangan bus tersebut bisa lebih 10 jam dari jadwal yang diperkirakan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Tirtonadi, Eko Agus Sulistyo mengatakan amblesnya Jembatan Comal membuat pihaknya kesulitan untuk memperkirakan kedatangan bus yang mengangkut para pemudik dari Jakarta tujuan Solo.

"Kita sulit untuk memprediksi jadwal kedatangan bus pemudik. Ini keterlambatannya bisa mencapai di atas 10 jam dari waktu normal," kata dia ketika ditemui di Terminal Tirtonadi, Selasa (22/7/2014).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, seperti halnya rombongan bus mudik gratis yang diselenggarakan produsen jamu, itu seharusnya tiba di Solo pada malam harinya setelah paginya diberangkatkan dari Jakarta.

"Tetapi ini berangkatnya dari Jakarta kemarin, tetapi sampainya di Solo baru pagi tadi sekitar jam 10.00 WIB. Itu pun datangnya bus-bus tidak bersama-sama, satu per satu," ucap dia.

Contoh lainnya, sejak kemarin dia menerima laporan jika Jasa Raharja memberangkatkan rombongan mudik gratis pada Senin kemarin, tetapi hingga saat ini belum tiba di Solo.

"Kemarin itu ada yang ngontak kalau bus rombongan mudik dari Jasa Raharja telah diberangkatkan, namun sampainya di Solo hingga kapan belum tahu. Ya, dampak Comal itu yang membuat menjadi terlambat," tuturnya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai kenaikan jumlah kedatangan pemudik di Tirtonadi, ia mengakui hari ini telah terjadi kenaikan jumlah kedatangan pemudik. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah bus dibandingkan hari biasa.

"Kalau secara perhitungan visual, jumlah bus yang masuk hingga Selasa siang sudah mencapai sekitar 600 bus. Padahal hari biasa hanya sekitar 100 bus," ucapnya.

Secara terpisah, salah satu peserta mudik gratis yang digelar sebuah perusahaan jamu bernama Tuminah mengakui bahwa bus yang ditumpanginya berangkat dari Jakarta pada Senin kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Selanjutnya bus tesebut baru tiba di Terminal Tirtonadi hari ini sekitar pukul 10.00 WIB.

"Dibandingkan tahun lalu, perjalanan mudik kali ini lebih lama karena terjadi kemacetan," ujar Tuminah. (Ein)

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya