Bendahara UIN Pekanbaru Dijambret, Rp 700 Juta Raib

Oleh M Syukur pada 22 Mei 2014, 20:08 WIB
Diperbarui 22 Mei 2014, 20:08 WIB
Peneliti Temukan Ribuan Bakteri Berbahaya Pada Uang
Perbesar
(Antara)

Liputan6.com, Pekanbaru - Dalam sekejap, uang Rp 700 juta milik Samsul (52) Bendahara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasik (UIN Susqa) Pekanbaru, raib. Ia menjadi korban penjambretan sewaktu melintas di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (22/5/2014).

Korban pun langsung melapor ke Polresta Pekanbaru. Ia ingin pelakunya segera ditangkap, diproses, dan uangnya dikembalikan.

Uang tersebut baru saja diambilnya dari Bank Mandiri, Jalan Achmad Yani. "Kemudian, saya ingin pulang ke rumah untuk mengantarkan uang tersebut," kata Samsul.

Begitu melintas di Jalan Puyuh, ban mobil belakang sebelah kanan bocor. Pun begitu, Samsul tetap memaksa mobil berjalan hingga ke Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di Rumah Makan Silais.

Saat turun dari mobil, Samsul yang membawa tasnya. Tanpa disadari, melintas seorang laki-laki memakai sepeda motor dan langsung menyambar tas berisi uang Rp 700 juta.

Pelaku kemudian bergegas meninggalkan tempat bersama temannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor.

Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar dikonfirmasi wartawan mengatakan, kejadian tersebut tengah diselidiki pihaknya. "Kami sudah mendapatkan informasi. Anggota tengah melacak keberadaan pelaku," ungkap Arief. (Sss)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya