Ada Pistol dan 4.500 Ekstasi di Loker Pengunjung Diskotek Stadium

Oleh Moch Harun Syah pada 20 Mei 2014, 17:55 WIB
Diperbarui 20 Mei 2014, 17:55 WIB
Perbesar
Polisi memperlihatkan barang bukti berupa ektasi, shabu dan ganja kepada wartawan di Jakarta, Rabu ( 24/3).(Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik kepolisian melakukan olah TKP pascatewasnya Bripda Jicky Vay Gumerung asal Minahasa Selatan, Sulawesi Utara karena overdosis di Diskotek Stadium, Taman Sari, Jakarta Barat.

Diskotek yang akrab dengan sebutan "Kampus" oleh para pelanggannya itu juga sudah disegel dan dipasang garis polisi.

Hasil penyelidikan sementara, ditemukan banyak narkoba di beberapa loker yang terdapat tak jauh di pintu masuk lantai 4 Stadium. Loker tersebut merupakan tempat penitipan barang bawaan para pengunjung.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Gembong Wahyudi mengatakan, polisi menemukan narkoba di 5 loker milik pengunjung. Loker 427 berisi 18 paket sabu seberat 7,4 gram, loker 428 berisi sebutir ekstasi. Loker 449 berisi 2.550 butir ekstasi dan senjata api jenis Barreta kaliber 8 milimeter tanpa peluru. Loker 448 berisi 700 butir ekstasi dan ketamin 9,7 gram dan loker 452 ada 1.000 butir ekstasi. Namun, perihal siapa pemilik narkoba tersebut, ia mengaku masih melakukan penyelidikan.

"Total 4.500 ekstasi. Itu ada di loker milik pengunjung. Kita masih dalami siapa itu pemilik narkobanya dan juga senjatanya," kata AKBP Gembong Wahyudi dihubungi Liputan6.com, Selasa (20/5/2014).

Gembong melanjutkan, saat menemukan ribuan butir ekstasi dan senjata di loker, pihaknya tidak menemukan pengunjung ataupun orang yang memegang kunci loker tersebut. Kini pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan atas saksi-saksi.

Lalu, apakah ada keterlibatan pihak manajemen Stadium dalam mengedarkan narkoba tersebut. "Sudah 6 saksi kita periksa dari pihak manajemen Stadium. Kita belum dapat menyimpulkan keterlibatannya. Masih terus kita dalami," tambah Gembong.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto juga membenarkan temuan sebanyak 4.500 ekstasi di loker Stadium. Bahkan ia mengaku kepolisian tengah mendalami adanya keterlibatan manajemen pemilik Stadium sebagai pemilik narkoba itu.

"Ada (pemiliknya), orangnya sedang kita cari," kata Rikwanto lewat pesan singkat kepada Liputan6.com.

Anggota Polres Minahasa Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Bripda Jicky Vay Gumerung (22), tewas di Diskotek Stadium diduga karena overdosis, Jumat 16 Mei 2014 sekitar pukul 16.20 WIB. Jicky meninggal di RS Husada, Jakarta Barat. Izin usaha Diskotek Stadium akhirnya dicabut oleh Pemprov DKI Jakarta. (Yus)