Mobilitas WNI Tinggi, KPU Evaluasi Pileg di Luar Negeri

Oleh Tia Fitriyyah pada 01 Apr 2014, 11:24 WIB
Diperbarui 01 Apr 2014, 11:24 WIB
kpu pemilu 4
Perbesar
(Antara Foto/Zabur Karuru)

Liputan6.com, Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri mulai melakukan pencoblosan pemilu legislatif (Pileg) 2014. Beberapa negara yang telah menggelar pileg di antaranya Brasil, Denmark, Tiongkok, Cili, dan Hongkong.

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan melakukan evaluasi pelaksanaan pemilu legislastif (Pileg) 2014 di luar negeri. Sebab, mobilitas WNI di luar negeri sangat tinggi.

"Itu yang kita mau bicarakan nanti, bagaimana perkembangan di luar negeri, menyangkut akurasi datanya karena mobilitas dalam negeri dan luar negeri sangat tinggi," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam diskusi dengan tema "Introduction to The Indonesian Legislative Election 2014 Forum" di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/4/2014).

Husni menuturkan, suara suara yang dicoblos pemilih di luar negeri akan disimpan di kantor kedutaan masing-masing negara dan diawasi dengan closed circuit television (CCTV). Penghitungan surat suara baru dilakukan 9 April bersama-sama dengan pemilihan dan penghitungan di dalam negeri.

"Disimpan di kedutaan atau di perwakilan kita. Diawasi CCTV juga. Nanti dihitung di sana baru nanti hasilnya dikirim. Kalau fisiknya prioritasnya nggak dikirim ke Indonesia," tandasnya.

Periode pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri dimulai 30 Maret hingga 6 April di 130 kantor perwakilan atau PPLN di negara asing. WNI di Papua Nugini baru mencoblos 5 April. (Yus Ariyanto)

Baca juga:

WNI di Papua Nugini Nyoblos Pileg 5 April

WNI di Tiongkok Laksanakan Pileg Hari Ini