19 Wilayah Indonesia Rawan Tsunami

Oleh Achmad Dwi Afriyadi pada 28 Feb 2014, 09:32 WIB
Diperbarui 28 Feb 2014, 09:32 WIB
tsunami-aceh-nasa-4-131226b.jpg
Perbesar

Liputan6.com, Jakarta - Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengindentifikasi wilayah-wilayah di Indonesia yang rawan gerakan tanah, gempa bumi dan tsunami. Sebanyak 19 wilayah Indonesia terindikasi rawan terjadi gelombang tsunami.

Berdasarkan catatan Badan Geologi, Wilayah Maluku Selatan terbanyak terkena tsunami yakni sebanyak 19 kali, yakni tahun 1629, 1657, 1659, 1673, 1674, 1708, 1763, 1775, 1802, 1841, 1851, 1852, 1861, 1876, 1899, 1950, 1966, 1983 dan tahun 1996.

Sementara yang paling sedikit terjadi tsunami yaitu Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang hanya terkena sekali gelombang tsunami pada 1921.

Seperti dikutip situs Kementerian ESDM, Jumat (28/2/2014), berikut 19 wilayah di Indonesia yang rawan terjadinya gelombang tsunami:

1. Aceh (Pulau Simeulue, Pantai Barat Aceh [Lhok Nga, Calang, Meulaboh], Lhokseumawe)
2. Sumatera Utara (Pulau Nias, Pantai Barat Sumatera Utara [Singkil, Sibolga])
3. Sumatera Barat (Kepulauan Mentawai, Pantai Barat Sumatera Barat [termasuk Siri Sori])
4. Bengkulu (Pulau Enggano, Pantai Barat Bengkulu [termasuk Kota Bengkulu dan Manna])
5. Lampung dan Banten (Pantai Selatan Lampung, Pantai Barat Banten)

6. Jawa Barat Tengah Bagian Selatan (Pantai Selatan Jawa Barat - Tengah)
7. Jawa Timur Bagian Selatan (Pantai Selatan Jawa Timur)
8. Bali (Pantai Selatan Bali)
9. Nusa Tenggara Barat (Pantai Selatan Lombok, Sumbawa, dan Pantai utara Bima)
10. Nusa Tenggara Timur (Pantai Utara Flores, Pulau Babi, Pantai Utara Pulau Timor [Atapupu], dan Pantai Selatan  Sumba)

11. Sulawesi Utara (Manado, Bitung, Sangihe, dan Talaud)
12. Sulawesi Tengah-Palu (Pulau Peleng, Banggai Kepulauan, Luwuk, Palu, Teluk Tomini, Tambu, Mupaga, Toli-toli, Donggala, dan Tojo)
13. Sulawesi Selatan (Bulukumba, Tinambung, dan Majene)
14. Sulawesi Tenggara (Pantai Kendari)
15. Maluku Utara (Sanana, Ternate, Tidore, Halmahera, dan Pulau Obi)

16. Maluku Selatan (Bandanaira, Pulau Seram, Pulau Buru, Pantai Talaga, Pulau Banda, Pulau Kai, Pulau Tual)
17. Papua Utara (Yapen, Biak, Supiori, Oranbari, dan Ransiki)
18. Kalimantan Selatan Bagian Timur (Langadai dan Loeri)
19.  Sangata (Daerah Sekuran).

(Shinta Sinaga)

Baca juga:

Hujan Diperkirakan Turun di Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

[VIDEO] Kebakaran Lahan Riau Meluas Hingga Hutan Semenanjung Kampar

Terjadi Peningkatan, Satelit Terra Deteksi 673 Titik Api di Riau