Apa Itu Bali Guideline Hasil Rumusan Para Menteri Pariwisata G20?

Oleh Henry pada 27 Sep 2022, 15:02 WIB
Diperbarui 27 Sep 2022, 15:03 WIB
Tourism Ministerial Meeting 2022 yang berlangsung pada Senin, 26 September di Grand Hyatt Bali, Nusa Dua, Bali.
Perbesar
Tourism Ministerial Meeting 2022 yang berlangsung pada Senin, 26 September di Grand Hyatt Bali, Nusa Dua, Bali.  foto; dok. Kemenparekraf

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyambut secara resmi para delegasi dari negara-negara anggota G20, termasuk negara tamu dan organisasi internasional pada pelaksanaan Tourism Ministerial Meeting (TMM) 2022 atau pertemuan para menteri pariwisata dunia.

Acara berlangsung pada Senin, 26 September 2022, di Grand Hyatt Bali, Nusa Dua, Bali. Total 150 delegasi dari 35 perwakilan negara anggota, negara tamu, dan organisasi internasional menghadiri acara tersebut.

"Kami menyambut hangat seluruh delegasi dan sangat menanti kolaborasi kita dalam semangat bersama mendorong pemulihan pariwisata global, menjadikan pariwisata sebagai sektor yang lebih inklusif dan tangguh," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Selasa (27/9/2022). 

TMM 2022 menyepakati "G20 Bali Guideline" sebagai panduan dalam upaya mendorong pemulihan pariwisata dunia dan membuat pariwisata lebih inklusif juga tangguh. Salah satunya melalui penguatan komunitas dan UMKM sebagai agen transformasi pariwisata. Poin-poin dalam Bali Guideline telah dibahas lebih dulu pada 1st and 2nd Tourism Working Group.

"Kita akan menyelesaikan poin-poin kesepakatan yang akan kita tuangkan dalam Bali Guideline yang diharapkan bisa kita bawa sebagai bekal untuk menyambut era baru dari pariwisata di mana Indonesia sekarang dianggap negara yang membawa satu perubahan," ujar Sandiaga.  Ada lima lini aksi dalam panduan tersebut, meliputi:

1. Human capital yang berkaitan dengan pekerjaan, skills, entrepreneurship, dan edukasi. Selain itu juga terkait bagaimana SDM pariwisata mampu melihat kebutuhan dan keinginan pasar, menciptakan lapangan kerja baru, dan mampu menghadirkan nilai tambah dari produk atau jasa mereka.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Lebih Inovatif dan Kreatif

Menparekraf Sandiaga Uno
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno saat pembukaan 2nd TWG G20. (Dok: Parekraf Liputan6.com dyah pamela)

2. Inovasi, digitalisasi, dan ekonomi kreatif. Bidang ini fokus pada bagaimana masyarakat mampu lebih inovatif, kreatif, dan adaptif dalam memasuki tatanan ekosistem ekonomi digital, supaya pelaku ekonomi kreatif ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

3. Women and youth empowerment. Pemberdayaan perempuan dan generasi muda berperan penting dalam kepulihan dan ketahanan masa depan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Perhatian kita kepada kaum muda dan perempuan di sektor pariwisata betul-betul harus mampu memberikan kesempatan kepada generasi milenial dan juga perempuan. Itu karena data statistik menunjukkan lebih dari 45 persen tenaga kerja di sektor pariwisata didominasi oleh kaum perempuan dan ini saya kira peluang yang sangat penting," terang Plt. Deputi Bidang Sumber Daya Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Frans Teguh, dalam kesempatan yang sama.

4. Climate action, biodiversity conservations, dan circular economy, yaitu penggunaan energi, tanah, air, dan sumber daya makanan pada sektor pariwisata dapat mengurangi emisi karbon.

"Kerangka kita ini dapat memperkuat rencana aksi lingkungan dan konservasi. Hal ini sebenarnya sejalan dengan visi Indonesia dalam mendorong pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan terutama juga dengan pengembangan desa-desa wisata kita," ucap Frans.

5. Kerangka kebijakan, tata kelola, dan investasi, dengan fokus membuat kebijakan dan langkah-langkah pariwisata yang lebih holistik guna mendukung empat pilar line of action.


Hari Pariwisata Dunia

Wisata Bali
Perbesar
Pura Lempuyang Luhur, Bali. (dok. Twitter @Singularity_AI)

Tourism Ministerial Meeting merupakan bagian dari Presidensi Indonesia pada KTT G20 2022. Kegiatan ini dirangkai dengan perayaan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day) yang dipusatkan di Bali pada hari ini, 27 September 2022. Perayaan ini menjadi catatan sejarah besar bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Pariwisata Dunia.

"Ini saat yang sangat bersejarah untuk Indonesia. Kita mendapat kehormatan selain sebagai bagian dari G20, kita memimpin untuk memikirkan kembali kebangkitan pariwisata yang berbasis masyarakat untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan terutama dalam menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini," kata pria yang akrab disapa Sandi ini.

Pelaksanaan ini dikatakannya juga sebagai wujud pengejawantahan dari gerak cepat yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja baru. Di tahun ini, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat membuka 1,1 juta lapangan kerja dan 4,4 juta lapangan kerja pada 2024.


Destinasi Super Prioritas

Bandara Bali Layani Rute Perdana Qantas Airlines dari dan ke Sydney
Perbesar
Bandara Bali Layani Rute Perdana Qantas Airlines dari dan ke Sydney

Sandi juga mengundang negara-negara anggota G20 serta negara tamu di "G20 Tourism Ministerial Meeting 2022" untuk berinvestasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air khususnya di lima destinasi super prioritas dan delapan KEK Pariwisata. Lima destinasi super prioritas tersebut adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, serta Likupang.

Sedangkan untuk delapan KEK Pariwisata adalah KEK Tanjung Kelayang di Belitung, KEK Nongsa di Batam, KEK Tanjung Lesung di Banten, KEK Singosari di Malang, KEK Mandalika di NTB, KEK Likupang di Sulawesi Utara, Kek Morotai di Maluku Utara. Dan terakhir, KEK Lido di Sukabumi, Jawa Barat.

"Arab Saudi sangat tertarik dengan beberapa proyek yang kita ajukan, begitu juga Uni Emirat Arab. Kita akan follow up dengan roadshow dalam beberapa bulan ke depan dalam kunjungan kita dengan target investasi 6 sampai 8 miliar dolar AS dalam tiga tahun ke depan," ujar Sandi.

"Itu target kita, mulai dari pembangunan infrastruktur, kereta gantung, akomodasi, sampai kepada beberapa kelengkapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita juga membicarakan kemungkinan dikembangkannya technopark di beberapa destinasi untuk melengkapi ekosistem ekonomi kreatif," sambungnya.

Infografis Indonesia Terima Tongkat Estafet Presidensi G20. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Indonesia Terima Tongkat Estafet Presidensi G20. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya