6 Fakta Menarik Thailand, Satu-satunya Kerajaan di Asia Tenggara yang Tak Pernah Dijajah

Oleh Elly Purnama pada 20 Sep 2022, 08:30 WIB
Diperbarui 20 Sep 2022, 08:30 WIB
Ilustrasi bendera Thailand (AP/Sakchai Lalit)
Perbesar
Ilustrasi bendera Thailand (AP/Sakchai Lalit)

Liputan6.com, Jakarta - Terletak di Asia Tenggara, Thailand secara resmi dikenal sebagai Kerajaan Thailand. Bentuk pemerintahannya adalah monarki konstitusional. Sistem pemerintahan ini mengakui raja, ratu, atau kaisar sebagai kepala negara.

Luas wilayah negara yang beribu kota di Bangkok itu mencapai 513.120 km persegi. Negara ini berbatasan dengan Myanmar dan Laos di sebelah utara; Malaysia dan Teluk Siam di sebelah Selatan; Kamboja dan Batas wilayah negara ini yaitu di sebelah Utara adalah Myanmar dan Laos, di sebelah Selatan yaitu Malaysia dan Teluk Thailand, sebelah Timur berbatasan dengan Kamboja dan Teluk Thailand, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Myanmar dan Laut Andaman.

Thailand menjadi satu-satunya kerajaan di Asia Tenggara yang bebas dari penjajahan saat daerah lainnya dikuasai para kolonial benua Eropa. Dikutip dari laman newhistorian.com, negara yang sebelumnya dikenal sebagai Siam itu mampu menghindari penjajahan disebabkan beberapa faktor.

Pertama, secara geografis Thailand berfungsi sebagai zona penyangga yang ideal antara koloni Inggris di Semenanjung Melayu dan koloni Prancis di Indocina. Kedua, raja-raja Siam, terutama Chulalongkorn, mengubah sistem politik mereka menjadi versi yang lebih Eropa, seperti pembuatan peta. Mereka menyadari bahwa orang Eropa banyak menekankan pada pengetahuan topografi untuk menguasai suatu wilayah.

Apa lagi hal menarik dari Negeri Gajah Putih ini? Berikut enam fakta menarik Thailand yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Rumah Bagi Patung Buddha Emas Terbesar di Dunia

Salah satu pemandangan paling mengesankan di Thailand adalah patung Buddha emas Phra Phuttha Maha Suwana Patimakon setinggi 15 kaki. Patung ini kerap menjadi sasaran para penjarah kuil selama berabad-abad. Nasibnya bisa diselamatkan berkat trik menutup patung dengan plesteran.

Nilai patung ini setidaknya jutaan dolar dan beratnya 5,5 ton, dikutip dari Theplanetd.com pada Sabtu, 17 September 2022. Kamu dapat menemukannya di Wat Traimit Bangkok. Pertimbangkanlah untuk melihat langsung ke sini sebagai bagian dari rencana perjalanan saat di Bangkok.

2. Kebanyakan Orang Thailand Memiliki Nama Panggilan

Kebanyakan orang Thailand memiliki dua nama, yaitu nama lengkap mereka atau nama resmi dan nama panggilan (nickname). Namun, tidak seperti di negara lain di mana nama panggilan biasanya hanya versi singkat dari nama asli, nama panggilan Thailand bermakna dan dipilih oleh orangtuanya saat mereka lahir.

Orangtua Thailand akan sering memilih nama yang bermakna dalam bahasa Thailand atau kata-kata yang mereka sukai dalam bahasa asing. Beberapa nama panggilan umum termasuk Bank, Neung (satu), dan Benz untuk anak laki-laki, dan Tangmo (semangka), Chompoo (apel mawar), dan Nan untuk perempuan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


3. Hati-Hati dengan Tanganmu

Tangan - Vania
Perbesar
Ilustrasi Tangan/https://unsplash.com/Nadin Mario

Bukan hanya menunjuk atau memberi isyarat dengan kaki yang tidak sopan dalam budaya Thailand, menggunakan jari telunjuk untuk menunjuk orang lain juga tidak dapat diterima. Orang Thailand menganggap gerakan isyarat yang biasa digunakan di Barat sebagai perilaku tidak sopan. Alih-alih menghadapkan telapak tangan ke atas dan menggerakkan jari untuk memberi isyarat, kamu harus memberi tahu orang-orang untuk mendekat dengan telapak tangan menghadap ke bawah.

Orang Thailand juga jarang berjabat tangan. Sebagai gantinya, mereka melakukan 'wai', yakni menyatukan tangan dan mengangkatnya ke wajah sambil menundukkan kepala. Semakin tinggi mengangkat tangan, semakin banyak rasa hormat yang dia tunjukkan.

4. Kecoa Goreng adalah Camilan Populer

Thailand adalah tempat yang populer untuk wisata kuliner. Kombinasi intens rasa yang digunakan dalam masakan Thailand membuat mencicipi kelezatan lokal menjadi suguhan nyata untuk semua indra.

Akan tetapi, ada beberapa makanan favorit Thailand yang butuh untuk membiasakan diri, termasuk kecoa goreng dan serangga lainnya. Banyak turis mencobanya di Jalan Khao San, Bangkok untuk tantangan, tetapi sebenarnya itu bukan gimmick seperti yang dipikirkan banyak orang asing. Di pameran dan pasar di seluruh negeri, Anda akan melihat orang Thailand memasukkan sekantong serangga goreng dengan cara yang sama seperti kita mengunyah permen atau keripik kentang.


5. Destinasi Wisata

Grand Palace
Perbesar
Istana Raja Thailand di Bangkok (foto: bangkok.com)

Berada di sini untuk kunjungan ke pantai atau taman nasional, Thailand tidak akan mengecewakan. Berikut destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Thailand menurut Planetware.com.

Pantai Railay

Provinsi Krabi adalah rumah bagi beberapa tujuan pantai paling terkenal di Thailand dan Railay berada di puncak daftar sebagai salah satu yang paling menakjubkan. Dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu pantai terbaik di negara ini, Railay menjanjikan pasir putih, air biru kehijauan, dan perasaan menemukan surga dunia ketika menyentuh pasirnya.

Pulau ini dapat dicapai dengan perahu dari kota Krabi dan Ao Nang. Meskipun pantai mungkin menjadi alasan utama untuk mengunjungi pulau ini, Railay juga merupakan tempat panjat tebing, dengan puncak karst yang menarik para petualang baik yang berpengalaman maupun pemula.

The Grand Palace, Bangkok

Ada banyak hal yang dapat dilihat dan dilakukan di ibu kota, tetapi Grand Palace harus berada di urutan teratas dalam daftar Anda. Ini adalah atraksi wisata nomor satu di kota ini dan sangat menakjubkan baik dari segi sejarah maupun peninggalannya.

Dasarnya adalah labirin aula kerajaan, kuil, dan peninggalan kuno, yang paling penting adalah Wat Phra Kaeo (Kuil Buddha Zamrud), dikatakan menyimpan potongan rambut atau tulang dari Buddha yang tercerahkan itu. Anda juga dapat dengan mudah melihat beberapa landmark utama kota lainnya di dekatnya. Wat Po dan Wat Arun yang terkenal, Kuil Fajar (tempat yang bagus untuk menyaksikan matahari terbenam), hanya berjarak beberapa menit.

Gajah Liar di Taman Nasional Khao Yai

Gajah dipuja di Thailand, dan patung serta lukisannya dapat dilihat ke mana pun kamu pergi, termasuk istana kerajaan dan banyak kuil. Namun, untuk pengalaman terbaik, tidak ada yang bisa mengalahkan kesempatan untuk melihat gajah di lingkungan alaminya, yaitu Taman Nasional Khao Yai.

Di sini, Anda akan bertemu dengan gajah yang berkeliaran di dekat sungai, burung pemangsa yang eksotis, monyet, dan banyak makhluk tropis lainnya yang menyebut taman sebagai rumah. Taman ini juga merupakan rumah bagi banyak air terjun, termasuk Haew Narok setinggi 150 meter dan Haew Suwat yang bahkan lebih terkenal, yang muncul dalam film Leonardo DiCaprio, The Beach.


6. Hidangan Populer

[Bintang] Pad Thai, Thailand
Perbesar
Pad Thai makanan populer dari Thailand. (Sumber Foto: NYT Cooking)

Thailand memiliki sejumlah masakan yang mungkin sering kita dengar namanya. Berikut beberapa hidangan populer Thailand versi Tasteatlas.com.

Pad Thai

Pad Thai adalah hidangan nasional Thailand, hidangan tumis beraroma yang terdiri dari bihun, tahu, udang kering, tauge, dan telur. Jika dibuat dengan daging, ayam dan babi adalah beberapa pilihan yang paling populer. Kombinasi rasanya terdiri dari manis, asam, dan asin.

Pad Thai mungkin adalah salah satu hidangan Thailand paling populer di luar negeri. Asal-usulnya dapat ditelusuri ke periode nasionalisme di negara itu, setelah revolusi 1932 yang mengakhiri monarki absolut. Ada kontes umum untuk menemukan hidangan mi nasional baru, dan pemenangnya adalah Pad Thai yang terdiri dari mi, lobak, kecambah, kacang tanah, dan telur.

Kari Thailand

Kari Thailand biasanya merupakan hidangan berkuah yang terdiri dari santan atau air, daging, dan pasta kari. Berbeda dengan kari India yang lebih kental, kari Thailand memiliki konsistensi yang lebih mirip sup, dan para juru masak lebih suka menggunakan rempah segar dan daun aromatik daripada campuran rempah-rempah yang lazim di kari India.

Di banyak rumah Thailand, kari dikonsumsi setiap hari, dan juru masak dapat memilih dari dua jenis kari Thailand: kari berbahan dasar air atau santan. Kari berbahan dasar air yang paling populer adalah kari asam, atau gaeng sohm plah, yang sering disajikan dengan ikan atau makanan laut, sedangkan rasa asamnya berasal dari tamarin.

Tom Yum

Tom yum adalah salah satu masakan Thailand yang paling terkenal, sup pedas, asam, dan aromatik yang disajikan secara tradisional dengan nasi. Ini terdiri dari bawang merah, serai, kecap ikan, jahe segar cincang atau lengkuas, udang, jamur, daun jeruk purut, air jeruk nipis, dan cabai Thailand cincang.

Biasanya disajikan sebagai hidangan pembuka, tom yum secara tradisional dihiasi dengan daun ketumbar di atasnya. Karena popularitasnya, berbagai versi sup mulai muncul selama bertahun-tahun, seperti tom yum gai, dengan tambahan ayam, dan tom yum talay, dengan campuran makanan laut.

Infografis Wisata Museum di 5 Wilayah DKI Jakarta
Perbesar
Infografis Wisata Museum di 5 Wilayah DKI Jakarta.  (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya