Hong Kong Wajibkan Anak Usia 5 Tahun ke Atas Punya Sertifikat Vaksin Covid-19

Oleh Putu Elmira pada 11 Sep 2022, 22:00 WIB
Diperbarui 11 Sep 2022, 22:00 WIB
Catat Rekor Covid-19, Hong Kong Pertimbangkan Batasi Mobilitas Warga
Perbesar
Seorang wanita dan anak-anak yang mengenakan masker dan pelindung wajah berjalan di jalan di Hong Kong, Jumat (4/3/2022). Pemimpin Hong Kong awal pekan ini mengatakan mobilitas orang mungkin dibatasi selama tes covid-19 massal wajib ketika kasus harian mencapai rekor. (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - Anak-anak berusia lima tahun di Hong Kong harus segera menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 untuk memasuki restoran dan tempat lain di bawah skema Vaccine Pass. Pengumuman tersebut disampaikan oleh otoritas Hong Kong pada Kamis, 8 September 2022.

Dikutip dari Hongkongfp, Jumat (9/9/2022), berbicara kepada wartawan selama konferensi pers harian Covid-19, Wakil Sekretaris Kesehatan Libby Lee mengatakan pengaturan baru untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun akan diluncurkan dalam dua tahap. Mulai 30 September 2022, anak yang berada dalam kelompok usia tersebut harus menerima suntikan vaksin Covid-19 pertama mereka.

Jika mereka menerima dosis pertama lebih dari tiga bulan yang lalu, mereka akan diminta untuk menerima suntikan kedua. Fase kedua akan dimulai pada 30 November 2022, ketika semua anak dalam kelompok usia tersebut harus menerima dua suntikan.

Lee mengatakan anak-anak atau anggota keluarga mereka dapat menunjukkan salinan fisik dari catatan vaksinasi mereka dengan kode QR, atau foto kode QR yang disimpan di smartphone mereka. Sebuah fitur baru juga akan ditambahkan ke aplikasi LeaveHomeSafe yang memungkinkan orangtua untuk menyimpan catatan vaksinasi anak-anak mereka.

Sementara itu, orangtua dengan aplikasi seluler eHealth dapat mengunggah catatan anak-anak mereka di sana. Para ahli sebelumnya telah menyatakan dukungan untuk memperluas Vaccine Pass kepada anak-anak. Seorang profesor pediatrik di University of Hong Kong dan penasihat tanggapan pemerintah terhadap Covid-19, Lau Yu-lung meyakini langkah itu akan memberi insentif. 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Baru Covid-19 di Hong Kong Terendah dalam 3 Minggu
Perbesar
Seorang perempuan dan seorang anak mengenakan masker berjalan di sepanjang jalan di Hong Kong, Selasa (22/3/2022). Hong Kong melaporkan 14.063 infeksi virus corona covid-19 baru pada Senin, terendah dalam lebih dari tiga minggu. (AP Photo/Kin Cheung)

Namun, beberapa orangtua telah menyatakan keprihatinannya bahwa pengaturan soal kebijakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia lima tahun tersebut mungkin tidak menyenangkan. Menurut siaran pers pemerintah pada Kamis, 8 September 2022, 70 persen anak-anak berusia antara lima sampai 11 tahun telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Secara terpisah, pihak berwenang juga merevisi persyaratan vaksinasi untuk orang berusia 12 tahun ke atas. Mulai 30 September 2022, mereka yang telah menerima suntikan Covid-19 kedua harus mendapatkan suntikan ketiga dalam waktu lima bulan, bukan enam bulan. Dari 30 November 2022, mereka harus menerima dosis ketiga mereka.

Sejak Februari, warga Hong Kong harus menunjukkan Vaccine Pass yang valid untuk memasuki tempat yang ditentukan termasuk restoran, pusat kebugaran, bioskop, dan tempat lainnya. Tempat-tempat lain, termasuk pusat perbelanjaan dan department store, juga berada di bawah skema Vaccine Pass, tetapi hanya tunduk pada "pemeriksaan pasif", yakni staf tidak akan secara proaktif memantau apakah Vaccine Pass pelanggan valid. 


Tingkat Vaksinasi dan Kasus

Keluh Kesah Saat Hong Kong Tetap Berpegang pada Kebijakan Nol Covid
Perbesar
Warga antre tes virus corona di pusat pengujian sementara di Hong Kong, 23 Februari 2022. Warga Hong Kong menjadi semakin terganggu dengan desakan pemerintah untuk tetap berpegang pada strategi "nol-COVID" ketika kota itu mencatat rekor jumlah kasus baru lainnya pada hari Rabu. (AP Photo/Vincent Yu)

"Dengan dimulainya tahun ajaran baru dan situasi epidemi yang memburuk, kami memiliki kebutuhan yang mendesak untuk lebih meningkatkan tingkat vaksinasi anak-anak," demikian bunyi rilis yang dibagikan oleh pemerintah Hong Kong tersebut.

Baik vaksin Sinovac dan BioNTech tersedia untuk anak-anak dalam kelompok usia tersebut. Vaksinasi BioNTech hanya diberikan di Children Community Vaccination Centres yang didirikan oleh pemerintah Hong Kong.

Hingga Kamis, 8 September 2022, lebih dari 90 persen populasi Hong Kong telah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Sekitar 74 persen di antaranya telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 ketiga.

Hong Kong melaporkan 11.091 infeksi Covid-19 baru pada Kamis, 8 September 2022 dengan beban kasus tertinggi sejak akhir Maret, dan 12 kematian terkait. Jumlah kasus baru Covid-19 setiap hari mulai meningkat dengan mantap pada awal Agustus 2022 dan telah berada di sekitar angka 10.000 sejak minggu lalu. Hingga Rabu, 7 September 2022, kota itu telah mencatat setidaknya telah ada 1,61 juta kasus dan 9.757 kematian.


Vaksin COVID-19 Sinovac untuk Bayi Usia 6 Bulan

Vaksin Pfizer Disetop Sementara di Hong Kong
Perbesar
Orang-orang mengantre di luar pusat vaksinasi untuk BioNTech di Hong Kong pada Rabu (24/3/2021). Hong Kong menghentikan penggunaan vaksin covid-19 buatan Pfizer/BioNTech setelah adanya laporan kerusakan pada pengemasan botol vaksin. (AP Photo/Vincent Yu)

Pada awal Agustus 2022, anak-anak berusia enam bulan di Hong Kong akan dapat menerima suntikan vaksin Covid-19 Sinovac mulai Kamis, 4 Agustus 2022, seperti diumumkan pemerintah. Ini setelah sekelompok ahli medis menyarankan untuk menurunkan batas usia untuk vaksinasi.

Pada Senin, 1 Agustus 2022, pejabat kesehatan mengumumkan bahwa seorang anak berusia 22 bulan telah meninggal setelah tertular Covid-19. Pemerintah mengumumkan pada Selasa, sehari setelah panel ahli mengusulkan pemberian vaksin BioNTech kepada anak-anak berusia enam bulan hingga di bawah lima tahun, dengan setiap dosis sepersepuluh dari dosis dewasa.

Untuk vaksin Sinovac buatan China, anak yang berusia antara enam bulan hingga tiga tahun juga akan menerima tiga dosis, tetapi dosisnya akan sama seperti pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Orangtua yang memilih balita mereka untuk menerima suntikan Sinovac bisa mendapatkan dosis pertama pada Kamis, 4 Agustus 2022. Orangtua dapat membuat janji melalui sistem pemesanan vaksinasi Covid-19 online pemerintah.

Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Perbesar
Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya