Yuk! Kenali Tanda-Tanda Kecanduan Kerja, Apa Kamu Salah Satunya?

Oleh Fachri pada 08 Sep 2022, 14:55 WIB
Diperbarui 08 Sep 2022, 14:55 WIB
Kerja.
Perbesar
Ilustrasi perempuan kecanduan kerja. (Foto: Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Jika kamu ingin tetap dapur 'ngebul', kerja merupakan salah satu aktivitas yang harus dilakukan. Terkadang, sebagian orang, menghabiskan waktunya dengan bekerja. Apakah itu salah? Tidak sama sekali. Tapi, hal tersebut adalah kurang tepat. Karena, jika setiap hari kamu bekerja tanpa ada rehat sejenak, kesehatan kamu akan terganggu, entah itu fisik atau mental.

Untuk itu, kamu harus memiliki ketegasan dalam bersikap ya! Kamu harus berpikir bahwa ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di luar sana. Seperti berkumpul bersama keluarga tercinta, rehat untuk kesehatan tubuh dan jiwa, sampai bersosialisasi dengan kawan baru atau lama.

Memang, tak bisa dipungkiri, bahwa ada sebagian orang yang dikategorikan sebaga workaholic atau orang yang kecanduan bekerja. Yang ada di pikiran mereka, hanya kerja, kerja, dan kerja! Siang dan malam, tak ada dalam kamus mereka. Nah, untuk mengetahui apakah kamu termasuk ke dalam golongan tersebut, ada baiknya simak selengkapnya di bawah ini!

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


1. Sering Merasa Aneh saat Pulang Tepat Waktu

Siapa sih yang tak suka dengan jam pulang kerja? Mungkin sebagian besar dari kamu senang ya! Tapi, sebagian yang lainnya ada yang merasa aneh ketika jam pulang kerja itu tepat pada waktunya. Seolah-olah kamu merasakan ada yang aneh dan tak enak hati jika pulang tepat waktu.

Kamu berpikir bahwa ada tanggung jawab yang belum terselesaikan dan merasa bahwa pekerjaan kamu dijalankan dengan kurang maksimal. Ketika kamu semakin merasa ingin terus bekerja dan tak peduli waktu yang akan kamu habiskan di kantor dan kerjaa, itu berarti kamu termasuk orang yang kecanduan kerja.

2. Selalu Bahas Kerjaan

Tak kenal waktu! Ya, seorang yang kecanduan kerja akan selalu membahas kerjaan di mana pun dan kapan pun ia berada. Bahkan, saat mereka sedang berkumpul dengan temannya, yang dibahas selalu perkara kerjaan.

Hal tersebut terjadi karena yang ada dalam pikiran dan ingatannya hanyalah mengenai pekerjaan yang seharian digelutinya. Tapi ya tak melulu soal pekerjaan, tapi terkait gosip kantor atau rencana selanjutnya juga sering dibicarakan.


3. Merasa Tak Tenang saat Liburan

Setiap pekerja, memiliki hak yang membuat mereka bisa rehat sejenak dari dunia kerja, yaitu cuti! Yup, di waktu cuti, kamu bisa liburan dengan hepi karena tak harus memikirkan perkara kerjaan di kantor. Dengan itu, kamu bisa menjaga kesehatan mental untuk menjaga produktivitas kerjamu.

Eits, tapi jika kamu memiliki rasa tak tenang saat liburan yang kamu dapatkan, itu berarti tandanya kamu sedang masuk dalam fase kecanduan kerja. Saat liburan, pikiran kamu malah fokus ke kerjaan, seperti apakah pekerjaa akan lancar ketika didelegasikan ke orang lain? Atau apakah ada kesalahan yang ditimbulkan dari kerjaan orang kantor? Nah, jika pertanyaan tersebut timbul dalam pikiran, itu semakin menegaskan kamu menjadi seorang workaholic.

4. Masih Kerja saat Akhir Pekan

Ketika kamu masih bekerja saat akhir pekan, itu tandanya kamu tergolong pada golongan yang candu akan pekerjaan. Jika kamu sudah bekerja selama 5 hari penuh, normalnya kamu akan beristirahat di dua hari sisanya. Tapi, untuk golongan workaholic, itu fana!

Jika kamu hanya cek email dan membalas email yang masuk itu tak jadi soal. Tapi, jika kamu sudah berjam-jam di depan layar laptop dan itu mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan kerjaan kantor, itu sudah kurang sehat ya!

Nah, itu dia 4 hal yang menjadikan kamu kecanduan kerja. Apakah kamu salah satunya? Semoga tidak ya! Kalau pun iya, kamu perlu berkunjung dan melakukan konsultasi dengan dokter kesehatan mental ya!

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya