Kemendagri Koordinasikan Kerja Sama di Bimindo, dari Kesehatan sampai Soal Sampah

Oleh Liputan6.com pada 27 Jul 2022, 18:22 WIB
Diperbarui 30 Jul 2022, 01:37 WIB
Puluhan perahu nelayan Suku Bajo saat menyambut kedatangan tamu di Pulau Nain, Minahasa Utara.
Perbesar
Puluhan perahu nelayan Suku Bajo saat menyambut kedatangan tamu di Pulau Nain, Minahasa Utara.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka melaksanakan ketentuan Permendagri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Dalam Negeri, di mana dalam Pasal 219 disebutkan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pelaksanaan kebijakan dan koordinasi pembinaan umum serta fasilitasi di bidang kawasan perkotaan, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) melaksanakan Rapat Koordinasi Kesepakatan/Perjanjian Kerja Sama di Wilayah Metropolitan Bimindo.

Kegiatan rapat koordinasi yang berlangsung sejak Selasa (26/7/2022) hingga Kamis (28/7/2022) itu, digelar di Yama Resort Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Bimindo sendiri merupakan akronim dari Bitung-Minahasa-Manado, wilayah metropolitan di Provinsi Sulawesi Utara yang meliputi Kota Manado dan daerah penyangganya yang terdiri dari 5 (lima) wilayah administrasi yaitu Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara.

Rapat koordinasi yang dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Indra Gunawan itu, diisi oleh Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara, Thomas Umbu Pati, sebagai narasumber yang memberikan gambaran tentang Pemetaan Permasalahan Pelayanan Perkotaan di Bimindo.

Narasumber lainnya yang mengisi kegiatan ini di antaranya Kepala Subdirektorat Perencanaan Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Wilayah I, Mirwansyah Prawiranegara, yang memaparkan Progress dan Arahan Kerja Sama dalam Raperpres Tata Ruang Wilayah Metropolitan Bimindo.

Selanjutnya Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, Komang Raka Mahartana, yang menjelaskan tentang Kerjasama Sarana Prasarana Pengelolaan Persampahan di Wilayah Metropolitan Bimindo. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Smart Metropolitan

Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 2B Danowud-Bitung sepanjang 13,5 km (Dok Kementerian PUPR)
Perbesar
Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 2B Danowud-Bitung sepanjang 13,5 km (Dok Kementerian PUPR)

Dilanjutkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Sulawesi Utara, Jenny Karouw, yang memaparkan tentang Perencanaan dan Integrasi Kerjasama Pengelolaan Persampahan di Wilayah Metropolitan Bimindo.

Kemudian Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan, Setiaji, dengan paparan tentang Mewujudkan Smart Metropolitan dengan Pelayanan Smart Health Care.

Hadir juga sebagai narasumber, Public Sector Customer Solutions Consultant Google Indonesia, Franky Syabandriawan, yang menyampaikan materi tentang Transformasi Digital untuk Penyediaan Layanan di Kawasan Metropolitan secara Efisien.

Sedangkan partisipan yang hadir dalam kegiatan ini, di antaranya adalah Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kab. Minahasa yang mewakili Bupati Minahasa dan para Pejabat Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara, serta Kabupaten/Kota di Lingkup Metropolitan Bimindo.

Infografis 12 Cara Sehat Hadapi Stres Era Pandemi Covid-19
Perbesar
Infografis 12 Cara Sehat Hadapi Stres Era Pandemi Covid-19 (Liputan6.com/Niman)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya