Memilih Parfum Berdasarkan Kepribadian, Mana Paling Cocok untuk Anda?

Oleh Asnida Riani pada 26 Jun 2022, 04:03 WIB
Diperbarui 26 Jun 2022, 04:03 WIB
The Body Shop
Perbesar
Rangkaian produk parfum Choice Fragrance dari The Body Shop. (dok. The Body Shop Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semata menunjang penampilan, aroma parfum juga dapat mencerminkan kepribadian pemakainya. Karena itu, memilih parfum yang tepat terbilang gampang-gampang-susah.

Menambah alternatif pilihan, The Body Shop Indonesia kembali menghadirkan rangkaian produk wewangiannya bertajuk "Choice." Koleksi yang termasuk dalam seri Voyage and Scent of Life ini diklaim hadir dengan tampilan lebih segar, varian lebih beragam, serta kemasan lebih berkelanjutan.

"Setiap orang memiliki karakter yang unik. Melalui 'Choice,' kami ingin merayakan keragaman karakter yang ada, dan setiap orang bebas mengekspresikan keunikan mereka masing-masing," Sr. Campaign Management The Body Shop Indonesia, Nimas Chrisensia, mengatakan dalam keterangan pada Liputan6.com, baru-baru ini.

Tersedia lima pilihan aroma yang bisa disesuaikan dengan karakter Anda: Glowing Cherry Blossom, Blissful Strawberry, Wild Jasmine, Vibrant Bergamot, dan Rebel Rosebud. Nimas menyebut, "Formula yang terkandung di setiap variannya sudah tersertifikasi The Vegan Society."

"Kemasannya juga terbuat dari bahan kaca tutup aluminium yang dapat didaur ulang. Ini merupakan bagian dari komitmen The Body Shop untuk selalu menunjukkan cinta kami terhadap planet kita," ia menambahkan.

Glowing Cherry Blossom hadir untuk menunjang kepribadian Anda yang ceria. Varian ini menonjolkan aroma floral yang menyenangkan dari perpaduan cherry blossom Jepang, bunga osmanthus, dan sandalwood. Sementara Wild Jasmine bisa jadi pilihan Anda yang berkarakter bebas dan pemberani, dengan aroma indian jasmine, violet leaf, dan white iris.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tenang sampai Suka Tantangan

The Body Shop
Perbesar
Choice Blissful Strawberry, produk parfum Choice Fragrance dari The Body Shop. (dok. The Body Shop Indonesia)

Kemudian, bagi Anda yang berkarakter tenang, Blissful Strawberry merupakan pilihan tepat. Varian parfum ini memadukan aroma strawberry, peony, dan musk yang halus, namun tetap fruity dan juicy.

Sementara, karakter Anda yang tegas dipercaya akan semakin terpancar dengan hadirnya varian Vibrant Bergamot yang memadukan aroma bergamot, magnolia, dan lily of the valley. Anda dengan karakter kuat dan suka tantangan disebut akan menyukai varian Rebel Rosebud dengan paduan aroma rose absolute, saffron, dan amber yang hangat, nan bersemangat.

Selain parfum, varian produk ini juga tersedia dalam pilihan Eau de Toilette 50 ml, Fragrance Mist 100 ml, Shower Gel 250 ml, dan Body Cream 200 ml. Setiap botol kemasan Eau De Toilette dibuat dari bahan kaca daur ulang dan tutup berbahan aluminium.

Botol shower gel dan wadah body cream-nya juga terbuat dari 100 persen plastik daur ulang. Ini termasuk bahan baku plastik yang dikumpulkan dari praktik fair trade di Bengaluru, India. (Natalia Adinda)


Praktik Berkelanjutan

Melihat Beauty Store Estetik Pertama The Body Shop yang Dibuat dari 100% Sampah
Perbesar
The Body Shop Indonesia buka gerai pertamanya yang terbuat dari 100% sampah (The Body Shop)

Komitmen praktik berkelanjutan juga telah ditunjukkan The Body Shop Indonesia dengan membuka gerai berkonsep daur ulang sampah. Merek kecantikan asal Inggris itu bahkan mengklaim sebagai toko kecantikan pertama di Indonesia yang terbuat dari sampah.

Toko bernama Change-making Beauty Store ini berlokasi di mal di Kasablanka, Jakarta Selatan. Ada lima titik utama di area toko. Pertama, Parongpong Stuff, yang mana konsumen diajak melihat hasil kolaborasi antara The Body Shop Indonesia dengan Parongpong Raw Lab dan Conture.

Organisasi yang berfokus pada pengumpulan dan pengolahan sampah itu menggandeng Conture untuk mendaur ulang sampah puntung rokok jadi produk berdaya jual. Dalam hal ini, salah satunya berupa produk pot terakota yang dipakai sebagai pemanis ruang toko atau wadah produk yang akan dijual.

Kedua, Recycle Skincare and Makeup Props. Wadah untuk menyimpan produk skincare atau kosmetik ternyata didapat dari hasil daur ulang sampah botol plastik hasil program Bring Back Our Own Bottle. Brand itu menggandeng Ecollabo8, organisasi lingkungan yang berbasis di Bali, untuk mendaur ulang sampah jadi beragam produk, termasuk yang dibagikan gratis pada konsumen lewat program Purchase With Gift.

Perihal daur ulang sampah plastik jadi produk baru juga diulas di Act Corner. Di area itu, konsumen dapat mengetahui lebih mendalam tentang aktivitas yang dilakukan terkait daur ulang sampah botol plastik yang telah berjalan sejak 2008.

 


Terbuat dari Sampah

The Body Shop Buka Toko Hasil Daur Ulang Sampah Pertama di Indonesia
Perbesar
Area Body Butter Tower di gerai pertama The Body Shop yang berkonsep hasil daur ulang sampah. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Di area Body Butter Tower, Anda bisa diketahui bahwa sumber plastik daur ulang didapat dari hasil fair trade dengan mitra di India. Pihak brand mengklaim penggunaan plastik daur ulang bisa menghemat penggunaan 200 ton plastik perawan.

Mereka juga menyediakan pojok isi ulang untuk produk yang biasa dipakai sehari-hari, dari sabun mandi hingga sabun tangan. Inisiatif layanan isi ulang dimulai sejak September 2021. Total saat ini baru ada lima toko yang menyediakan layanan tersebut, tapi brand kecantikan itu menyediakan solusi alternatif untuk konsumen yang ingin mengisi ulang.

Mereka bisa membawa botol khusus ke gerai mana pun dan meminta diisikan produk. Selanjutnya, botol yang sudah diisi akan dikirimkan ke alamat sesuai permintaan konsumen.

Terakhir, ada palet kayu. Material kayu jati belanda itu didaur ulang jadi rangka langit-langit yang cantik. Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop Indonesia, mengatakan dengan percaya diri bahwa itu merupakan toko kecantikan pertama yang terbuat dari sampah.

Di tempat itulah, ia ingin membuktikan ekonomi sirkular bisa berjalan untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan. "Hampir 100 persen kita gunakan barang yang pernah digunakan dan digunakan lagi," ia mengatakan.

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan
Perbesar
Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya