Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Malaysia Menonton Lebih Banyak Konten Pornografi Dibanding Negara Asia Lain

Oleh Komarudin pada 10 Mei 2022, 22:02 WIB
Diperbarui 10 Mei 2022, 22:02 WIB
Ilustrasi Pornografi
Perbesar
Ilustrasi konten pornografi. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)

Liputan6.com, Jakarta - Ketika kasus Covid-19 melonjak di seluruh dunia, begitu pula konsumsi pornografi. Penguncian dan pembatasan yang diperlukan untuk memerangi pandemi ternyata mendorong semakin banyak orang mencari hiburan dewasa secara online.

Dalam survei terbaru yang dilakukan Pornhub, Malaysia ditemukan sebagai negara nomor satu di Asia dengan kunjungan terbanyak ke situs-situs pornografi. Secara global, Malaysia menduduki peringkat ke-4 negara dengan kunjungan situs pornografi terbanyak, dikutip dari The Thaiger, Selasa (10/5/2022).

Hanya Slovakia (1), Bulgaria (2), dan Irlandia (3) yang berperingkat lebih tinggi dari Malaysia. Negara Asia Tenggara lain yang mendapat nilai tinggi adalah Singapura (8) dan Filipina (10).

Nama Thailand tidak muncul dalam survei tersebut. Pasalnya, Pornhub dan 190 situs pornografi lain masih dilarang di Negeri Gajah Putih sejak November 2020.

Pemerintah negara itu mengatakan, larangan tersebut diberlakukan karena pornografi ilegal menurut undang-undang kejahatan dunia maya Thailand. Juga, karena pornografi "mendorong moralitas yang buruk." Banyak orang Thailand menentang larangan tersebut, mengkritiknya sebagai penyensoran, dan turun ke jalan sebagai protes. 

Tak lama kemudian, tagar #SavePornhub jadi tren di Twitter Thailand. Namun, pemerintah tidak pernah mencabut larangan yang masih berlaku hingga saat ini.

Terlepas dari, orang Thailand berhasil menemukan celah dalam mengakses konten eksplisit yang dilarang. Setelah pengumuman larangan pornografi, penggunaan VPN di Thailand meningkat 644 persen. VPN memungkinkan Anda mengelabui komputer agar mengira Anda berada di negara lain. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Batasi Akses

Ilustrasi Pornografi
Perbesar
Ilustrasi Konten Pornografi. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)

'Menggunakan VPN membantu mengatasi situs web yang dilarang pemerintah Thailand. Itulah sebabnya warga bergegas mengunduh layanan ini," kata penyedia VPN, Atlas VPN.

Tidak semua orang menentang larangan pornografi. Konten eksplisit di Pornhub terkadang diunggah tanpa persetujuan, menampilkan pelecehan seksual, bahkan terhadap anak-anak. Seorang aktivis Thailand mengatakan, ia setuju dengan pemerintah membatasi akses ke Pornhub karena video dirinya diunggah ke situs web tanpa persetujuan.

Menurut Thai Enquirer, Thailand menempati peringkat ke-17 di dunia untuk lalu lintas di situs web Pornhub pada 2019, sebelum larangan itu berlaku. Bangkok berada di urutan 10 di antara 20 kota teratas yang menggunakan Pornhub tahun itu.

Soal kasus pornografi, baru-baru ini, seorang influencer Malaysia bernama Siew Pui Yi membuat sensasi. Perempuan berjuluk Ms Puiyi itu mengunggah fotonya yang mengenakan ao dai, sebutan pakaian tradisional Vietnam untuk wanita, tanpa bercelana ke akun Facebooknya pada Senin, 4 April 2022. 

 


Konten Pornografi

Ilustrasi Pornografi. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)
Perbesar
Ilustrasi Pornografi. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)

Dalam potret tersebut, perempuan yang disebut sebagai pengusaha kosmetik itu berpose melarung lentera ke Sungai Hoai di Hoi An. Ia hanya mengenakan atasan ao dai dan memperlihatkan sedikit tali thong-nya, sebagai tanda ia tak mengenakan bawahan yang layak, seperti dilaporkan media setempat VnExpress International.

Siew dilaporkan terbang ke Da Nang dari Singapura, seminggu sebelumnya. Ia kemudian tinggal di sebuah resor di Hoi An. Selama ini, Siew dikenal dengan beragam potret menantang, menjurus pornografi demi mendulang likes dan pengikut. Namun, fotonya mengenakan ao dai tanpa celana dengan cepat menyulut kemarahan warganet Vietnam.

Sebagian mencibirnya karena bersikap ceroboh. Lainnya menuduh Siew telah merendahkan budaya warga Vietnam, sedangkan sisanya menyebutnya benar-benar memalukan.


Konten Cabul

Influencer Malaysia Buat Sensasi, Pamer Foto Berpakaian Tradisional Vietnam Tanpa Celana
Perbesar
Potret Siew Pui Yi yang dianggap melecehkan budaya tradisional Vietnam. (dok. Instagram @ms_puiyihttps://www.instagram.com/p/CW0i0MivhbJ/)

Siew yang kini berusia 23 tahun dikenal dengan konten cabulnya di beragam akun media sosial. Ia bahkan juga menjual potretnya di platform OnlyFans yang dikenal banyak memuat konten pornografi. Pengikutnya di Instagram menyentuh 17,4 juta, sedangkan Facebook-nya diikuti 685 ribu akun, dan 1,2 juta pengikut di TikTok. 

Beberapa penggemar Siew di Vietnam sepertinya sudah memaafkannya. Mereka menanggapi unggahan permintaan maaf di Facebook dengan nada bercanda.

"Saat kamu datang lagi ke Vietnam, tolong kunjungi toko (ao dai). Toko itu akan mensponsorimu dengan ao dai (kemeja dan celana termasuk) juga!" tulis salah satunya.

Di saat kasus Siew dimaafkan oleh warga Vietnam, tidak semuanya dapat kesempatan yang sama. Sebelum itu, pada 2019, penyanyi country AS Kacey Musraves dikritik melecehkan budaya Vietnam saat tampil di panggung mengenakan ao dai tanpa celana. Masalah apropriasi budaya untuk keperluan komersial maupun seni belakangan memang jadi topik sensitif.

Infografis 5 Cara Jaga Kesehatan Mata Era Daring Selama Pandemi Covid-19
Perbesar
Infografis 5 Cara Jaga Kesehatan Mata Era Daring Selama Pandemi Covid-19 (Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya