6 Fakta Menarik Mamuju, Punya Landmark Kota Terpanjang di Indonesia

Oleh Henry pada 18 Apr 2022, 08:30 WIB
Diperbarui 18 Apr 2022, 08:30 WIB
mamuju
Perbesar
Rumah Adat Mamuju di tengah kota Mamuju. Eksotisme rumah adat dengan berbagai simbol tersaji. (foto: Liputan6.com / Ahmad Yusran)

Liputan6.com, Jakarta - Mamuju adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Kantor pemerintahan provinsi Sulawesi Barat berada di kabupaten ini, walau ibu kotanya berada di Kota Mamuju. Secara geografis Kota Mamuju berada di tepi barat Pulau Sulawesi.

Topografi wilayah Kota Mamuju berupa pesisir hingga pegunungan. Ketinggian wilayah Kota Mamuju antara 0 sampai >1500 meter di atas permukaan air laut (Mdpl) dengan titik tertinggi berada di Gunung Adang Batambalo. Sungai-sungai besar yang ada di Kota Mamuju di antaranya Sungai Mamuju, Sungai Karema, Sungai Simboro, Sungai Anung, Sungai Taparia, Sungai Anusu, Sungai Tampala dan Sungai Malunda.

Kabupaten Mamuju terdiri dari 11 kecamatan, 14 kelurahan, dan 88 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 297.096 jiwa dengan luas wilayah 4.999,69 km persegi.

Tentu bukan itu saja hal-hal menarik dari Mamuju. Berikut enam fakta menarik seputar Kabupaten Mamuju yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Tenun Sukomandi

Tenun Sekomandi merupakan kain tenun khas Mamuju yang lahir dari budaya masyarakat Kalumpang. Proses pembuatan selembar kain tenun ini tidak terjadi dalam waktu yang sebentar. Untuk pewarnaannya saja saja dibutuhkan waktu hingga satu bulan lamanya agar warna Tenun Sekomandi tidak mudah luntur.

Bahan pewarna Tenun Sekomandi masih terbilang alami, yaitu dari cabai, laos, kemiri, jahe, kapur sirih, kulit kayu, dan sebagainya. Yang membuat kain khas Mamuju ini unik adalah motif kain yang berasal imajinasi sang penenun dan langsung dikerjakan tanpa melalui proses sketsa di atas benang sebelumnya.

Kalau Anda mencari oleh-oleh khas Mamuju yang bernilai estetika tinggi, sehelai Kain Tenun Sekomandi wajib menjadi salah satu koleksi.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


2. Pulau Karampuang

Pulau Karampuang
Perbesar
Pulau Karampuang. Foto: 4.bp.blogspot.com

Pulau Karampuang adalah salah satu pulau yang terletak di Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Jaraknya sekitar 3 kilometer dari daratan Mamuju dan bisa terlihat jelas dari Anjungan Pantai Manakarra.

Karampuang berasal dari Bahasa Mamuju yang artinya rembulan atau bulan purnama. Konon nama asli dari pulau ini adalah Liutang, namun seorang biduan melalui lagu tradisional melukiskan keindahan pulau ini menyebutkan Karampuang. Akhirnya nama ini melekat menjadi nama Pulau Karampuang.

Atas keindahan tersebut, Karampuang tak hanya menjadi permukiman warga tapi juga ditetapkan sebagai destinasi wisata bahari oleh Pemprov Sulbar. Sejumlah objek wisata menarik ada di pulau ini seperti hamparan pasir putih, sumur tiga rasa, hutan mangrove hingga kekayaan alam bawah lautnya yang indah berupa hamparan terumbu karang warna-warni dengan ratusan jenis ikan kecil yang berenang bebas. Oleh karenanya, Karampuang juga menjadi lokasi snorkeling yang cukup diminati di Sulbar.


3. Anjungan Pantai Manakarra

mamuju
Perbesar
Pantai Manakarra di Mamuju, Sulawesi Barat. (Ist)

Pantai Manakarra adalah objek wisata yang sangat popular di daerah Mamuju. Pantai yang berlokasi di jalan Yos Sudarso ini tidak membebankan biaya masuk pada pengunjung. Pantai ini biasanya sangat ramai menjelang matahari terbenam.

Hal tersebut terjadi karena Pantai Manakarra tergolong objek wisata pantai yang menyajikan pemandangan matahari terbenam terbaik jika dibandingkan dengan wisata pantai lain di Sulawesi Barat. Jika Anda merasa lapar dan ingin membeli camilan, di sekitar pantai juga tersedia penjual makanan yang bisa dibeli dengan harga terjangkau.


4. Taman Wisata Gentungan

Taman Wisata Bukit Jati Gentungan (Fauzan/Liputan6.com)
Perbesar
Taman Wisata Bukit Jati Gentungan (Fauzan/Liputan6.com)

Taman Wisata Gentungan atau Taman Bukit Jati Gentungan merupakan salah satu tempat wisata alam yang paling diminati di Mamuju dan sekitarnya. Lanskap berbukit dengan pemandangan hijau terhampar akan menjadi pemandangan yang mengantar Anda ke lokasi.

Jajaran pohon jati yang tumbuh di sepanjang jalan akan menyambut Anda saat menuju Jati Gentungan yang berada di Desa Gentungan, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dan berjaraknya sekitar 20 km dari pusat kota Mamuju dan dua kilometer dari Bandara Tampa Padang.

Jati Gentungan adalah taman wisata pemandian yang terletak di area pegunungan. Di sini Anda akan merasa sangat rileks dan terlepas dari beban kerja yang menghimpit. Objek wisata ini selalu ramai terutama saat libur tiba. Tempat wisata ini sangat tepat sekali untuk dinikmati pada saat berlibur bersama keluarga.

Bukit Jati Gentungan mempunyai wilayah sekitar empat hektar yang dikelola oleh UPTD Wisata Gentungan dan mulai beroperasi di tahun 2008. Bukit Jati Gentungan merupakan wisata alam dengan pemandangan yang indah. Udaranya pun masih segar sehingga sangat cocok untuk liburan rekreatif, edukatif, dan olahraga.


5. Landmark Mamuju City

Landmark Mamuju City di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
Perbesar
Landmark Mamuju City di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. foto: Instagram @jjs_mamuju

Mamuju juga punya landmark layaknya Hollywood, yakni landmark yang bertuliskan 'MAMUJU CITY'. Landmark ini terpampang di puncak gunung Anjoro Pitu di sisi timur Mamuju. Landmark ini terlihat jelas dari kota Mamuju dan Anjungan Pantai Manakarra serta menjadi daya tarik tersendiri.

Kita bisa menikmati keindahan Mamuju dari puncak Anjoro Pitu ini. Tak heran, jika puncak Anjoro Pitu (yang dalam bahasa Indonesia berarti Kelapa Tujuh) juga menjadi salah satu tempat hits yang layak dikunjungi saat ke Mamuju. Dari tempat ini, kita juga bisa melihat Pulau Karampuang yang berada di seberang Mamuju.

Landmark 'Mamuju City' mencatat rekor sebagai landmark dengan tulisan terpanjang dalam buku rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang ditetapkan pada 17 Agustus 2014 lalu. Landmark tersebut mempunyai panjang 160 meter dan tinggi 16 meter.


6. Kuliner Khas Mamuju

Kue Tetu Jadi Favorit untuk Berbuka Puasa
Perbesar
Rasanya yang khas menjadi faktor kue tetu sering menjadi menu berbuka puasa. (Liputan6.com/Eka Hakim).

Mamuju tak hanya populer dengan destinasi wisata alamnhya yang indah tapi juga makanan khas yang lezatnya siap bikin perut keroncongan. Salah satunya adalah Bolu Paranggi. Bolu ini ukurannya sebesar kepalan tangan orang dewasa dan terbuat dari tepung terigu, telur, gula pasir, dan gula aren.

Memiliki warna cokelat, bolu paranggi mulanya merupakan makanan Suku Mandar yang banyak mendiami wilayah Sulawesi Barat. Cita rasa dari kue ini adalah manis legit. Ada juga Kue Kui-kui yang bentuknya menyerupai kue pancong khas Jakarta. Bedanya, kue ini memiliki ukuran yang lebih panjang.

Kue Kui-kui terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan parutan kelapa muda, kemudian dipanggang hingga matang. Bercita rasa gurih, kue kui-kui paling enak disantap saat masih hangat. Kuliner khas lainnya adalah Bau Peapi, Sambusa, Roti Pawa, Kalumpang, Kue Tetu, Loka Anjoroi dan Baje.

Infografis: 4 Unsur Wisata Ramah Lingkungan atau Berkelanjutan
Perbesar
Infografis: 4 Unsur Wisata Ramah Lingkungan atau Berkelanjutan
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya