Pembelian Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Oleh Putu Elmira pada 20 Okt 2021, 16:06 WIB
Diperbarui 20 Okt 2021, 16:06 WIB
FOTO: PT KAI Tambah Perjalanan Kereta Api Jarak jauh
Perbesar
Penambahan Perjalanan KA Jarak jauh: Kereta jarak jauh tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (10/7/2020). PT KAI telah mengoperasikan lima perjalanan kereta jarak jauh untuk tujuan Bandung, Cirebon, dan Surabaya mulai Jumat 10 Juli 2020. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT KAI kembali merilis ketentuan terbaru untuk naik kereta api. Pembelian tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021 wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), baik bagi penumpang dewasa maupun anak-anak.

Berdasarkan siaran pers di situs resmi KAI, untuk pembelian tiket kereta api jarak jauh bagi Warga Negara Asing (WNA) wajib menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor. VP Public Relations KAI Joni Martinus menyebut kebijakan ini guna mendukung program pemerintah.

"Ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik sesuai dengan Perpres Nomor 83 Tahun 2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik," kata Joni.

Aturan ini berguna untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon penumpang. KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI.

Data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding. Pelanggan juga diminta segera memperbarui data akun bagi pelanggan yang telah terdaftar pada program Membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK.

Memperbarui data dapat dilakukan melalui Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121 mulai 15 Oktober 2021. Mulai 26 Oktober 2021, proses perbarui data juga dapat dilakukan di Loket Stasiun atau aplikasi KAI Access.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbarui Data

Pembatasan Perjalanan Kereta Api selama PPKM Darurat
Perbesar
Calon penumpang antre memasuki Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Minggu (4/7/2021). PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan perjalanan 44 kereta api, terdiri dari 30 KA jarak jauh dan 14 KA local, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

KAI turut mengajak para pelanggan pengguna jasa kereta api untuk segera memperbarui, dengan mendaftarkan NIK yang terdiri dari 16 digit secara tepat. Hal tersebut agar proses verifikasi berjalan dengan baik.

Sebelumnya, aturan wajib NIK tersebut juga telah mulai diterapkan pada pemesanan dan pembelian tiket KA Lokal mulai 31 Agustus 2021. "KAI mendukung kebijakan pemerintah yang mengupayakan Single Identity Number dalam mengakses pelayanan publik di transportasi kereta api," kata Joni.

"Diharapkan langkah ini akan semakin memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan keamanan kepada seluruh pelanggan," demikian tutupnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jadwal Perjalanan KA Tambahan

Pembatasan Perjalanan Kereta Api selama PPKM Darurat
Perbesar
Calon penumpang berlalu-lalang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (4/7/2021). PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan perjalanan 44 kereta api, terdiri dari 30 KA jarak jauh dan 14 KA local, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

PT KAI telah menambah perjalanan kereta api untuk periode 13--31 Oktober 2021. Untuk keberangkatan 17, 24, dan 31 Oktober 2021 ada Argo Parahyangan Tambahan (KA 53) rute Bandung-Gambir pukul 19.00 WIB.

Keberangkatan 18 dan 25 Oktober 2021 ada Argo Parahyangan Tambahan (KA 52) rute Gambir-Bandung pukul 13.15 WIB. PT KAI juga mengimbau calon penumpang untuk mematuhi beberapa ketentuan.

"Railmin kembali ingatkan, sebelum naik KA pastikan sudah divaksin minimal dosis pertama dan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR/rapid antigen. Sementara waktu, anak-anak umur di bawah 12 tahun, belum diperkenankan naik KA, mengacu pada SE No. 69 Tahun 2021 Kemenhub," bunyi unggahan di akun Instagram resmi Layanan Pelanggan PT KAI pada 13 Oktober 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Jalur Kereta Api Indonesia

Infografis Jalur Kereta Api Indonesia
Perbesar
Begini jalur kereta api di seluruh Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya