Museum Singkirkan Boneka Seram di Drama Squid Game Setelah Lokasi Aslinya Ditemukan

Oleh Asnida Riani pada 01 Okt 2021, 08:01 WIB
Diperbarui 02 Okt 2021, 09:28 WIB
Squid Game
Perbesar
Squid Game (Netflix)

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak adegan menegangkan di drama laris Squid Game, namun siapa bisa lupa horor saat permainan lampu merah lampu hijau "memecah keheningan" di episode pertama? Mengingatnya, penonton hampir pasti mengidentikkan episode itu dengan sosok boneka anak kecil yang menyeramkan.

Nyatanya, boneka itu bukan hanya properti drama. Boneka yang dimaksud benar-benar ada dalam kehidupan nyata. Melansir Koreaboo, Kamis, 30 September 2021, warganet baru-baru ini menemukan bahwa boneka tersebut di museum kereta dan taman di daerah Jincheon, Korea Selatan.

Ada spekulasi bahwa tim produksi drama yang dibintangi Jung Ho Yeon ini meminjam boneka dari museum yang juga dikenal sebagai Macha Land tersebut. Lalu, boneka itu dikembalikan setelah syuting selesai.

Identifikasi itu justru tidak disambut baik. Dalam pembaruan di situs web mereka, awal minggu ini, Museum Kereta Jincheon mengatakan pihaknya akan berhenti memajang boneka itu.

Menurut Hankook Ilbo, keputusan untuk menyimpan boneka itu dibuat atas permintaan produsen boneka. Setelah syuting, perusahaan mempercayakan boneka itu ke museum untuk "penyimpanan pribadi."

Tapi karena ada kesalahan komunikasi, museum malah memajang boneka itu untuk dilihat publik saat drama dirilis. Pembuat boneka itu mengatakan mereka sering menyimpan barang-barang buatan mereka di museum.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Boneka Horor Baru?

Squid Game
Perbesar
Boneka ikonis dari drama Squid Game awalnya dipanjang di bagian luar Museum Kereta Jincheon, Korea Selatan. (dok. Instagram @gudgotogudgo/https://www.instagram.com/p/CURnDHwJUxw/)

Sejak saat itu, museum telah membungkus boneka tersebut untuk dibawa kembali ke tempat penyimpanan. Seiring ketenaran drama Squid Game, menurut Says, boneka yang mendeteksi dan membunuh peserta di drama itu telah jadi ikon, disebut sebagai "boneka horor" baru.

Tidak sedikit yang membandingkannya dengan boneka-boneka menyeramkan yang sudah lebih dulu populer, seperti Chucky dan Annabelle. Menurut Hankook Ilbo, foto-foto boneka sebelum dikembalikan ke penyimpanan di Museum Kereta Jincheon juga menunjukkan bahwa tangan kanannya hilang.

Itu dilaporkan rusak selama proses transportasi setelah pembuatan film yang membuatnya lebih menyeramkan. Namun hingga saat itu, penggemar dapat menikmati replika yang dipasang Netflix di seluruh dunia.


Duplikasi Riasan

Squid Game
Perbesar
Boneka ikonis dari drama Squid Game awalnya dipanjang di bagian luar Museum Kereta Jincheon, Korea Selatan. (dok. Instagram @gudgotogudgo/https://www.instagram.com/p/CURnDHwJUxw/)

Sebelumnya, boneka ini telah jadi inspirasi Fujicko, makeup content creator dalam menciptakan duplikasi riasan. Video tersebut dibagikan di akun TikTok-nya dan sukses jadi sorotan daring.

Disebutkan bahwa proses riasan tersebut memakan waktu hingga 10 jam. Tidak sebatas di wajah, ia juga tampak menggunakan body painting, bahkan wig untuk membuat tampilan kemiripan secara total.

Kekaguman akan hasil akhir riasan tersebut disampaikan tidak sedikit orang. Beberapa yang mengaku belum menonton serial itu mengatakan semakin penasaran, sementara ada juga yang mengaku diingatkan betapa mengerikannya peran boneka tersebut.


Infografis Jangan Lengah Protokol Kesehatan COVID-19

Infografis Jangan Lengah Protokol Kesehatan Covid-19
Perbesar
Infografis Jangan Lengah Protokol Kesehatan Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya