4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat

Oleh Liputan6.com pada 30 Jul 2021, 11:46 WIB
Diperbarui 30 Jul 2021, 11:46 WIB
4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat
Perbesar
(Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Material bangunan berbobot ringan kian digandrungi salah satunya bata ringan yang dipilih untuk menggantikan bata konvesional. Berbeda dengan batako atau bata merah dimana proses produksinya masih dilakukan secara tradisional, bata ringan merupakan material fabrikasi yang diproduksi menggunakan mesin canggih.

Bahan baku bata ringan terbuat dari beton (semen, pasir kuarsa, dan gipsum) yang dicampur dengan pasta alumunium sehingga menghasilkan material bersifat ringan namun solid sehingga tetap tahan terhadap goncangan jadi satu dari sekian banyak keunggulan bata ringan. Selain itu, bata ringan juga lebih terjamin kualitas materialnya. Lalu apa saja keuntungan lainnya saat memilih bata ringan sebagai bahan bangunan rumah Anda?

Daya tahan sekuat beton

4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat
Perbesar
(Shutterstock)

Terbuat dari bahan campuran yang sama dengan beton bata ringan juga memiliki ketahanan yang sama kuat dengan beton. Ketahanannya juga memenuhi standar bahan bangunan anti Gempa.

Meminimalisir hantaran panas (insulator)

Bata ringan memiliki pori-pori yang mengurangi bera massa. Pori-pori ini pulalah yang berperan menyerap panas udara dari luar bangunan dan mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan.

Proses pemasangan mudah

4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat
Perbesar
(Shutterstock)

Dibandingkan bata yang dicetak dengan cara tradisional, bata ringan memiliki dimensi yang lebih presisi dan tingkat kerataan permukaan yang jauh lebih baik. Hal tersebut berefek mempercepat proses pengerjaan konstruksi bangunan.

Finishing dinding lebih mudah

4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat
Perbesar
(Shutterstock)

Proses finishing dinding dengan bata merah susunan perlu dilapisi dengan plester aci untuk memperhalus permukaannya. Beda halnya dengan bata ringan yang telah memiliki tekstrur permukaan yang halus dan rata sehingga tidak memerlukan perlapisan yang tebal pada permukaannya. Bahkan permukaan bata ringan bisa langsung di cat atau dibiarkan terbuka jika menginginkan tampilan dinding ekspos.

Bobotnya yang ringan turut memudahkan proses pemasangan bata ringan sehingga mendapatkan hasil yang lebi rapi. Namun untuk merekatkan tiap-tiap bata ringan, diperlukan cairan perekat khusus berupa semen instan atau mortar. Salah satu pilihan mortar terbaik adalah Mortar Indonesia Perekat Bata Ringan (D-1).

Mortar Indonesia D-1 merupakan produk mortar yang diformulasikan khusus sebagai perekat untuk aplikasi bata ringan. Dengan komposisi campuran semen, pasir, dan bahan pilihan yang tercampur secara homogen sehingga menghasilkan hasil yang maksimal dan berkualitas.

4 Keunggulan Bata Ringan dan Pengaplikasian yang Tepat
Perbesar
Produk Mortar Indonesia Perekat Bata Ringan (D-1). (Foto:@SIG)

Supaya hasil sesuai  yang Anda inginkan juga diperlukan langkah pengaplikasian yang tepat, ikuti langkah berikut untuk hasil yang maksimal,

  1. Siapkan benang sebagai petunjuk kerataan.
  2. Siapkan 9-9,5 liter air untuk setiap 40 Kg Mortar Indonesia D-1.
  3. Campur Mortar Indonesia Perekat Bata Ringan (D-1) dengan air.
  4. Aduk rata hingga tercapai tingkat kelecakan yang diinginkan.
  5. Bersihkan permukaan bata ringan.
  6. Berikan adukan Mortar Indonesia Perekat Bata Ringan & plester sebagai adukan (Rekomendasi ketebalan 3 mm)
  7. Ambil sisa kelebihan perekat bata ringan agar mendapat kerataan permukaan yang optimal.
  8. Biarkan kering selama 1x24 jam sebelum Aplikasi selanjutnya.

Untuk langkah pengaplikasian lebih detail, simak video berikut ini,

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya