Marc Jacobs Swafoto dengan Wajah Berbalut Perban Usai Facelift

Oleh Dinny Mutiah pada 23 Jul 2021, 17:03 WIB
Diperbarui 23 Jul 2021, 17:03 WIB
Marc Jacobs Swafoto dengan Wajah Berbalut Perban Usai Facelift
Perbesar
Marc Jacobs. (dok. Instagram @themarcjacobs/ https://www.instagram.com/p/CRmFuG4sDBG/Dinny Mutiah)

Liputan6.com, Jakarta - Marc Jacobs tampil mengejutkan saat mengunggah potret baru ke akun Instagram pribadinya. Swafoto itu memperlihatkan perban mengelilingi seluruh wajahnya, sementara masker menutupi bagian hidung dan mulut. Hanya area sekitar mata yang dibiarkan terbuka.

Desainer Amerika Serikat itu bermaksud menunjukkan operasi facelift yang dijalaninya di bawah pengawasan dr. Andrew Jacono. Prosedur ini dijalaninya pada Selasa, 20 Juli 2021.

"Yesterday," tulis Jacobs di kolom keterangan, seraya menambahkan tagar #f*ckgravity dan #livelovelift.

Dikutip dari laman PageSix, Jumat (23/7/2021), Jacono dikenal sebagai dokter bedah plastik yang berbasis di New York. Kliennya banyak dari kalangan selebritas, termasuk bintang Real Housewife Sonja Morgan yang mengungkapkan prosedur bedah plastik yang dijalaninya tahun lalu.

Unggahan Marc Jacobs itu disambut baik oleh rekan sesama desainer dan penata gaya. "Transparansi segalanya! Raih itu sayang! Selamat jalani penyembuhan," tulis desainer June Ambrose.

"Angkat tinggi sampai ke surga!! Tak sabar melihatnya," imbuh stylist Alexandra Mandelkorn di kolom komentar.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gebrakan Baru

Marc Jacobs Swafoto dengan Wajah Berbalut Perban Usai Facelift
Perbesar
Marc Jacobs. (dok. Instagram @themarcjacobs/https://www.instagram.com/p/CQd042bMhEu/Dinny Mutiah)

Aksi Marc Jacobs membuka diri atas prosedur operasi plastik yang dijalaninya merupakan sederet gebrakan yang dibuatnya di industri kecantikan. Sebelumnya, ia membuat tren swafoto dengan kamera menghadap ke depan.

Biasanya, para selebritas merahasiakan bedah plastik yang dijalani dari publik. Tetapi, potret Jacobs dengan perban mengelilingi wajah dan kantong berisi darahnya menunjukkan bahwa ada perubahan perilaku dari para pelaku oplas.

Dilansir The Cut, aksi Jacobs jadi simbol bahwa orang-orang semakin terbuka dengan bedah kosmetik yang dijalaninya. Hal tersebut diprediksi akan diikuti dengan peningkatan tren selfie para pelaku bedah plastik di kemudian hari.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Apa Itu Facelift?

Bali Rintis Wisata Medis untuk Turis Domestik
Perbesar
Ilustrasi bedah plastik. (dok. H Shaw/Unsplash.com)

Merujuk laman plasticsurgery.org, facelift, atau juga disebut rhytidectomy, adalah prosedur bedah plastik yang bisa memperbaiki tanda penuaan di area wajah dan leher. Hasilnya, kulit wajah kendur jadi lebih kencang, menghilangkan garis halus di dekat hidung dan mulut, serta menghilangkan lemak berlebih di area wajah dan leher.

Tanda penuaan itu bisa disebabkan beragam faktor, seperti gravitasi, kehilangan jaringan lemak, paparan sinar matahari, kebiasaan merokok, dan stres. Berbeda dengan penggunaan kosmetik, prosedur bedah memberi hasil yang instan.

Prosedur lain yang masih berhubungan dengan facelift adalah operasi bedah alis dan kelopak mata yang berfungsi meremajakan penuaan di daerah mata. Transfer lemak atau penggunaan filler biasanya dibutuhkan untuk mengisi volume lemak yang hilang. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Fenomena Operasi Plastik

Infografis Fenomena Operasi Plastik
Perbesar
Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya