Produk Kebersihan dan Perlindungan Wajib di Masa Pandemi, Simak Cara Pakainya!

Oleh Gilar Ramdhani pada 22 Jul 2021, 20:01 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 20:01 WIB
Produk Kebersihan dan Perlindungan Wajib di Masa Pandemi, Simak Cara Pakainya!
Perbesar
Ilustrasi disinfektan. (©Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Saat wabah virus Covid-19 yang masih melanda negeri ini, menjaga kesehatan dan kebersihan harus menjadi perhatian lebih setiap orang. Selain disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M dan menerapkan gaya hidup sehat serta mengonsumsi multivitamin, memastikan rumah bebas dari paparan virus juga perlu menjadi atensi utama.

Terlebih lagi, situasi saat ini yang menuntut masyarakat harus Work From Home dan Study From Home, sehingga waktu lebih banyak dihabiskan di rumah. Menjaga kebersihan rumah tentunya membutuhkan sejumlah produk dan perlengkapan yang tepat. 

Sabun cair, sabun cuci piring, deterjen, cairan pembersih lantai dan kaca, karbol, hand sanitizer, tisu sekali pakai dan tisu basah hingga cairan antiseptik tentu sudah menjadi produk-produk umum yang dimiliki setiap rumah tangga. Namun, seiring mewabahnya virus Covid-19, ada satu produk kebersihan dan perlindungan yang wajib dimiliki yakni cairan disinfektan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Manfaat Disinfektan

Manfaat Disinfektan
Perbesar
Ilustrasi disinfektan bisa membunuh virus. (©Shutterstock)

Salah satu cara efektif menjaga kebersihan dan melindungi diri saat pandemi adalah menggunakan disinfektan. Saat ini masih banyak orang yang hanya memakai pembersih biasa untuk membasmi virus dan bakteri di permukaan benda-benda. Padahal, pembersih biasa belum tentu optimal dalam membersihkan dan melindungi perabotan rumah dan peralatan lainnya dari virus berbahaya, beda halnya dengan disinfektan.

Manfaat disinfektan adalah membersihkan permukaan benda-benda dari bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit. Sehingga, risiko penularan dan terkena penyakit akan berkurang. Tidak hanya COVID-19, bahkan penyakit infeksi lain seperti diare, flu, dan lainnya.

Menggunakan cairan disinfektan disebut lebih efektif melawan virus daripada produk pembersih biasa. Karena disinfektan yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol ampuh untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati. 

Secara umum, disinfektan mengandung 70% alkohol dan senyawa antimikroba alami seperti eucalyptus untuk membunuh kuman dan virus yang menempel pada permukaan. Misalnya saja bakteri Salmonella yang dapat bertahan di permukaan benda kering hingga 24 jam. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, virus COVID-19 dapat bertahan di permukaan seperti plastik dan stainless steel selama 72 jam. Maka, dengan rajin membersihkan rumah dan menyemprotkan cairan disinfektan, diharapkan dapat mengurangi penularan risiko infeksi penyakit apapun.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Cara memakai disinfektan

Cara memakai disinfektan
Perbesar
Ilustrasi membersihkan perabot dengan disinfektan(©Shutterstock)

Disinfektan disebut mampu membasmi bakteri, virus, ataupun jamur pada permukaan benda seperti lantai, meja, lemari, kaca, dan perabotan rumah tangga lainnya. Berbeda dengan antiseptik, disinfektan tidak boleh digunakan untuk kulit karena dapat menyebabkan iritasi. Sehingga penting sekali sebelum menyemprotkan disinfektan, Anda perlu memakai masker dan sarung tangan. Serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Untuk menjaga kebersihan rumah secara praktis tanpa mengeluarkan tenaga ekstra, Anda bisa menggunakan disinfektan aerosol spray. Cukup dengan menyemprotkan ke permukaan dan tunggu hingga kering, tak perlu dilap. Ingat untuk selalu langsung mencuci tangan begitu selesai mengaplikasikan disinfektan.

Cara memilih disinfektan

Memilih disinfektan tidaklah sulit. Selain memilih jenis kandungannya, Anda juga harus memperhatikan konsentrasi dari zat-zat tersebut. Tujuannya untuk menghindari kerusakan pada barang-barang di rumah Anda sekaligus menghindari efek buruk bagi keluarga. Untuk disinfektan produksi pabrikan, Anda cukup perhatikan deskripsi yang tertera di laman pembelian produk, apakah produk tersebut mengandung bahan yang mungkin saja menimbulkan iritasi Selain memperhatikan deskripsi, Anda juga bisa memeriksa web resmi produk tersebut.

Bila memutuskan untuk membuat cairan disinfektan sendiri, pastikan telah mengikuti panduan yang benar sesuai standar dan lakukan dengan hati-hati. Namun, bila ada yang praktis dan disinfektan bermerek, kenapa harus mencari yang rumit? Terlebih lagi ada berbagai jenis disinfektan untuk keperluan yang berbeda-beda, misalnya:

1. Untuk kamar tidur dan ruang tamu, pilih disinfektan ruangan yang beraroma segar seperti. 

Disinfektan ruangan akan menjadikan ruangan rumah Anda bersih, bebas kuman, dan berbau segar seperti hutan cemara.

2. Untuk membersihkan meja dan alat makan, pilih disinfektan berlabel food grade. Disinfektan food grade mengacu pada jenis material yang digunakan, yang biasanya bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman. 

Material yang disebut food grade tidak beracun, aman untuk makanan, tidak mengubah rasa dan kualitas makanan, dan tidak menyebabkan gangguan kesehatan.

3. Untuk yang memiliki bayi dan kulit sensitif, pilih yang tidak mengandung alkohol

Hal selanjutnya yang tidak kalah penting saat memilih disinfektan adalah menentukan ukuran dan kemasan produks sebab disinfektan yang dijual di pasaran saat ini tersedia dalam berbagai ukuran dan kemasan seperti jeriken, pouch, dan botol. 

Bila baru pertama kali ingin membeli disinfektan, disarankan memilih kemasan botol karena lebih mudah untuk disimpan, aman, dan tidak mudah tumpah. Selanjutnya barulah membeli disinfektan isi ulang. 

Termukan berbagai merek disinfektan baik itu ruangan, berlabel food grade dan non alkohol di Tokopedia.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya