Magelang Zona Merah Covid-19, Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Mulai 29 Juni 2021

Oleh Komarudin pada 29 Jun 2021, 17:02 WIB
Diperbarui 29 Jun 2021, 17:02 WIB
Taman Nasional Gunung Merbabu
Perbesar
Pengunjung Taman Nasional Gunung Merbabu yang berasal dari luar Jawa Tengah harus menyerahkan rapid test (dok.instagram/@balai_tn_gunungmerbabu/https://www.instagram.com/p/CBYJj5HjGjQ/Komarudin)

Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Magelang menutup jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu sampai statusnya membaik. Penutupan mulai berlaku pada hari ini, Selasa (29/6/2021).

Penutupan tersebut disampaikan melalui akun Instagran @btn_gn_merbabu, Senin, 28 Juni 2021. Penutupan itu terjadi karena meningkatnya kasus positif Covid-19 dan Kabupaten Magelang masuk dalam zona merah.

"Demi keselamatan pendaki dan local host serta untuk mencegah persebaran COVID-19, maka Jalur Pendakian TN Gunung Merbabu ditutup sampai membaiknya status. Terkait dengan hal tersebut, maka bagi #SobatMerbabu yang sudah mendapatkan kode booking sampai dengan Bulan Juli tidak dapat digunakan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Ini semua demi kebaikan bersama ya sobat👌," tulisnya.

Penutupan tersebut membuat sejumlah warganet sedih karena ada yang sudah membeli tiket. Ada juga yang sudah siap berangkat.

"Demi Allah mao nangis, udah beli tiket PP, udah booking online, tinggal lusa berangkat. Malah tutup. 3x begini mulu kalo mau ke Merbabu 😭😭," keluh seorang warganet yang batal ke Gunung Merbabu.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Tak Hanya Pendakian

Kabupaten Magelang
Perbesar
Jaluar pendakian ke Gunung Merbabu ditutup karena Kabupaten Magelang masuk zona merah Covid-19 (dok.instagram/@btn_gn_merbabu/https://www.instagram.com/p/CQqpPaxDOvN/Komarudin)

Penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu merujuk pada Surat Edaran Bupati Magelang Nomor: 556/477/19/2021 tanggal 28 Juni 2021 itu.

Surat tersebut tentang Pelaksanaan Gerakan Eling lan Ngelingke Untuk Pengendalian Penyebaran Virus Desease 2019 di Kabupaten Magelang. Surat itu juga menyebutkan tak hanya destinasi alam yang ditutup, tapi juga destinasi buatan, budaya, dan religi sampai dengan adanya perbaikan status pada risiko epidemiologi.

Sementara itu, restoran, kafe, bar, rumah makan dan PKL sektor Informal (kuliner) hanya melayani take away. Pesan antar tanpa pelayanan makan di tempat, maksimal sampai dengan pukul 20.00 WIB.


Jalur Pendakian

merbabu
Perbesar
Pemandangan dari puncak gunung Merbabu. (foto: liputan6.com / pendaki.info/edhie)

Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) mulai membuka jalur wisata pendakian Gunung Merbabu yang terletak di perbatasan Kabupaten Semarang, Magelang, dan Boyolali, Jawa Tengah, 14 Juni 2021.

Kepala BTNGMb Junita Parjanti mengatakan dari lima jalur pendakian ke puncak Gunung Merbabu, baru dua yang dibuka, per 14 Juni 2021 ini, karena masih masa pandemi COVID-19. 

Junita menjelaskan dua jalur pendakian yang sudah dibuka yakni jalur pendakian Suwanting di Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, dan jalur Wekas di Kecamatan Pakis, keduanya di Kabupaten Magelang, seperti kutip dari kanal Regional Liputan6.com.

Tiga jalur pendakian lainnya, kata Junita, yakni jalur Cunthel di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, jalur Thekelan di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, kedua Kabupaten Semarang, dan jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kabupaten Boyolali, belum dibuka.


Infografis Daripada Jemput Virus Corona, Mendingan Liburan di Rumah Saja

Infografis Daripada Jemput Virus Corona, Mendingan Liburan di Rumah Saja. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Daripada Jemput Virus Corona, Mendingan Liburan di Rumah Saja. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya