6 Jenis Makanan yang Mesti Ditambahkan ke Menu Harian Pasca-Pulih dari COVID 19

Oleh Liputan6.com pada 30 Mei 2021, 05:03 WIB
Diperbarui 30 Mei 2021, 05:03 WIB
6 Jenis Makanan yang Mesti Ditambahkan ke Menu Harian Pasca-Pulih dari COVID 19
Perbesar
Bayam. (Dok. Louis Hansel/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Saat terinfeksi Covid-19, kekebalan tubuh makin menurun. Tubuh memerlukan dukungan nutrisi yang tepat agar imunitas semakin meningkat dan mempercepat proses pemulihan. Pasalnya, virus corona baru juga memengaruhi fungsi organ lain secara signifikan.

Tak heran, banyak orang mengeluhkan kelelahan dan ketegangan mental sepanjang waktu, pasca-pulih dari Covid-19. Di tahap ini, nutrisi yang baik kembali dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan, mengisi kembali nutrisi yang hilang, dan memperbaiki stamina. Jika Anda sedang dalam masa memulihkan diri dari Covid-19,ahli gizi dan diet, Shweta Gupta mengungkap enam makanan yang wajib dimasukkan dalam menu harian Anda, dilansir dari Pinkvilla, Rabu 26 Mei 2021.

Bayam

Sayuran hijau ini dikemas dengan nutrisi luar biasa seperti Vitamin A, B, C, E, K, kalsium, zat besi, dan beta-karotenoid. Bayam merupakan salah satu sayuran tersehat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda.

Karena sayuran berdaun hijau mengandung zat besi, folat, lutein, dan Omega-3, mengonsumsi bayam dapat membantu membangun otot dan mengembalikan energi yang hilang. Anda bisa membuatnya menjadi sayur bening atau smoothie.

Jahe

Manfaat jahe sebagai antispasmodik, anti-inflamasi, anti-bakteri, dan anti-virus menjadikannya sebagai penguat imun terbaik. Diperkaya dengan antioksidan, jahe membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh dan mengobati penyakit menular. Salah satu cara populer mengonsumsi jahe di Indonesia yaitu dengan dibuat menjadi wedang yang menghangatkan badan.

Brokoli

Brokoli adalah sayuran pembangkit tenaga penuh nutrisi yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sayur warna hijau ini diperkaya vitamin C, beta-karoten, seng, magnesium, kalium, dan glutathione, yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan mengatur kadar gula darah. Anda bisa menikmatinya mentah atau memasukkannya ke dalam sup.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Buncis

buncis
Perbesar
ilustrasi buncis/copyright unsplash/Neha Deshmukh

Mengonsumsi buncis lebih banyak, baik mentah atau dimasak, dapat meningkatkan asupan zat besi yaitu mineral penting yang membentuk sebagian besar hemoglobin. Konsumsi zat besi dapat mendukung metabolisme dan membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel energi, sehingga tubuh tetap aktif dan sehat. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan vitamin K, vitamin C, dan nutrisi penting lainnya.

Paprika

Sering dianggap sebagai sayur, ternyata paprika termasuk dalam golongan buah. Paprika mengandung lebih banyak antioksidan daripada buah jeruk yang membuatnya menjadi tambahan yang bagus untuk makanan. Buah warna-warni yang renyah ini juga tinggi akan karoten, vitamin A, vitamin B6, vitamin E, dan kalium, jadi sertakan paprika dalam menu makanan anda untuk pemulihan yang lebih cepat.

Kedelai

Kedelai merupakan sumber protein nabati yang kaya akan isoflavon modulator kekebalan tubuh dan agen anti-inflamasi yang membuatnya sempurna untuk meningkatkan kesehatan usus. Konsumsi makanan mengandung kedelai atau kedelai saja dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner dengan cara meningkatkan kadar kolesterol darah dalam tubuh. (Jihan Karina Lasena)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5 Gejala Sakit Kepala Akibat Covid-19

Infografis 5 Gejala Sakit Kepala Akibat Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Gejala Sakit Kepala Akibat Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓