Street Feeding, Gerakan Memberi Makanan pada Kucing Liar

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2021, 22:04 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 22:04 WIB
Street Feeding
Perbesar
Kegiatan bagi-bagi makanan kucing oleh Gerakan Street Feeding (dok. Instagram @streetfeeding.yk / https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE3ODY2NzI1MjYzNDQ4OTY2?story_media_id=2571880264797331489_1406857094&igshid=szvwv3n832 / Dinda Rizky)

Liputan6.com, Jakarta - Kucing menjadi salah satu hewan yang paling sering dijumpai di Indonesia. Umumnya sebagian besar orang menyukai kucing dengan ras tertentu seperti Anggora, Persia, Ragdoll dan beberapa jenis lain. Namun, kucing kampung yang banyak dijumpai di Indonesia sangat sedikit orang yang tertarik untuk merawat dan menyukainya.

Lantaran sedikit orang yang tertarik untuk merawat kucing kampung, banyak sekali kucing yang terlantar. Kucing liar biasanya mengonsumsi makanan sembarangan, sehingga banyak dari mereka yang mengalami kondisi kurang baik.

Sebagai seorang pecinta kucing yang peduli terhadap nasib kucing di jalanan, Faiz Muflih bersama tiga orang temannya membuat sebuah gerakan untuk memberikan makanan kepada kucing liar dengan nama Gerakan Street Feeding.

“Saya terinspirasi dari sebuah unggahan yang ada di Twitter tentang seseorang yang memberi makanan kepada kucing, lalu saya berniat untuk membuat gerakan serupa namun dengan sedikit inovasi dengan membagikannya secara langsung,” kata Faiz Muflih selaku pencetus Gerakan Street Feeding kepada Liputan6.com pada Sabtu, 15 Mei 2021.

Gerakan ini dibuat pada 11 Mei 2021, dengan tujuan agar kucing liar yang ada di jalanan dapat merasakan makanan enak seperti kucing-kucing ras ternama yang dirawat dengan baik. Makanan yang biasa diberikan kepada kucing liar adalah jenis makan dry food atau makanan kering khusus kucing.

2 dari 4 halaman

Dana Pribadi dan Teman-Teman

Ilustrasi Kucing
Perbesar
Kucing warna oranye cenderung dikaitkan pada perilaku ramah (dok. Pexels/Pixabay/Brigitta Bellion)

Gerakan Street Feeding mendapatkan respon baik dari masyarakat, terutama mereka yang peduli kepada kucing. Namun, beberapa masyarakat kurang setuju dengan merek makanan yang diberikan dan menyarankan agar diganti dengan merek lain.

Biaya yang digunakan untuk membeli makanan kucing ini berasal dari dana pribadi Faiz dan teman-temannya. Ke depannya, Faiz berharap lebih banyak pihak yang dapat berkontribusi untuk membeli makanan kucing agar lebih banyak kucing liar yang bisa mengkonsumsi makanan enak dan sehat.

“Karena gerakan ini masih baru jadi belum tahu dalam sebulan itu kira-kira kita membutuhkan berapa banyak makanan kucing yang harus disiapkan. Sejauh ini juga belum ada kendala yang berarti karena masih baru, tapi belum tahu untuk kedepannya seperti apa,” ujar Faiz.

Gerakan yang dibuat oleh Faiz dan temannya telah membawa dampak baik untuk orang-orang sekitar dan beberapa kucing yang ada di jalanan. Orang-orang yang mengetahui gerakan ini menjadi terinspirasi untuk lebih peduli kepada kucing liar. Bagi orang-orang yang ingin berkontribusi dalam Gerakan Street Feeding, tidak ada syarat tertentu dan semua orang bisa ikut berkontribusi. (Dinda Rizky Amalia Siregar)

3 dari 4 halaman

Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓