Gaun Satin Hijau Jadi Baju Lebaran Favorit Perempuan Muslim Amerika Serikat

Oleh Asnida Riani pada 11 Mei 2021, 20:02 WIB
Diperbarui 11 Mei 2021, 20:02 WIB
Ilustrasi
Perbesar
Ilustrasi bahan satin. (dok. pexels/Artem Podrez)

Liputan6.com, Jakarta - "Gadis Muslim saat mereka melihat gaun satin untuk baju Lebaran," begitulah judul video TikTok mahasiswa 20 tahun dari Florida Selatan, Nareeman Bari, yang mendadak viral. Pembahasan ini fokus menyinggung fenomena "memborong gaun satin hijau sebagai busana Idulfitri."

Kolom komentarnya dibanjiri wanita Muslim yang mayoritas mengungkap keterkejutan bahwa setiap orang, entah bagaimana, seolah telah berkoordinasi membeli gaun satin hijau dari toko pakaian online, Shein.

Berbicara pada Buzzfeed News, Selasa (11/5/2021), Bari mulai memerhatikan tren tersebut saat ia mulai mencari pakaian Lebaran dan meminta nasihat teman-temannya tentang apa yang harus dikenakan. "Mereka mengirimi saya gambar gaun satin, kemudian saya melihat begitu banyak gadis Muslim di TikTok membeli jenis gaun yang sama," katanya.

 

Videonya telah ditonton 256 ribu kali dan mencatat lebih dari seribu komentar dari orang-orang yang mengaku mendapati tren tersebut atau berbagi lebih banyak tautan tempat lain dengan pakaian serupa. Bari mengaku sangat terkejut videonya jadi viral.

"Saya suka orang-orang menyukainya dan terhubung dengan apa yang saya temukan. Saya merasa itu lucu dan ironis bagaimana beberapa gadis mulai menggunakan kolom komentar untuk membantu lebih banyak orang menemukan gaun satin untuk (busana) Idulfitri," katanya.

Salah satu wanita yang berkomentar adalah Asiya. Ia mengatakan, "Sepertinya gaun satin sedang tren sebagai pakaian Idulfitri dan saya mengikuti kepopuleran busana itu."

2 dari 4 halaman

Tren Sejak Tahun Lalu

Baju Lebaran
Perbesar
Konten viral tentang fenomena larisnya gaun satin hijau sebagai baju Lebaran perempuan Muslim Amerika Serikat. (dok. tangkapan layar TikTok @nareemanx)

Asiya menyambung, "perempuan Muslim bersatu di atas gaun satin." "Saya pikir kami berutang pada perusahaan Muslim yang mengiklankan produk gaun satin mereka secara online, membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama jauh sebelum Ramadan tiba," katanya.

Perusahaan mode Muslim telah menjual berbagai gaun satin selama setahun terakhir. Blogger Muslim, Shahd Batal, bahkan merilis koleksi untuk Asos, menampilkan dua gaun maxi satin yang langsung terjual habis.

Batal mengatakan telah mengerjakan proyek itu sebelum pandemi dan ingin memasukkannya dalam koleksi busana Idulfitri. "Sulit menemukan maxi dress lucu tanpa celah, jadi itu prioritas utama," ucapnya.

"Saya memilih gaun satin kuning karena setelan kuning (cocok) untuk semua wanita kulit hitam dan saya ingin melihat gadis-gadis itu mengambil foto Idulfitri yang lucu," tambahnya.

"Saya rasa tidak ada dari kami yang menyangka itu akan sepopuler tahun lalu," katanya, "Tapi, ketika orang mengunggah kembali momen Lebaran, jelas mana yang jadi favorit. Itu juga yang pertama terjual habis."

3 dari 4 halaman

Pakai Masker Boleh Gaya, Biar COVID-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓