Taman Nasional Kerinci Seblat Tutup Mulai 5 - 17 Mei 2021

Oleh Komarudin pada 27 Apr 2021, 20:04 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 20:04 WIB
Gunung Kerinci
Perbesar
Objek wisata di kawasan Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat di Jambi mulai dibuka untuk wisatawan (dok.instagram/@tnkerinciseblat_official/https://www.instagram.com/p/CMyzq52A7nX/Komarudin)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani mengumumkan tutup sementara, kali ini giliran Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat. Melalui akun Instagram-nya, pihak taman nasional tersebut mengumumkan tutup mulai 5--17 Mei 2021.

"Gunung Kerinci akan ditutup sementara waktu bagi pengunjung," tulisnya, Senin, 26 April 2021.

Salam foto yang disertakan dalam unggahan itu, penutupan tujuan wisata dan pendakian dilakukan untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Foto surat edaran itu ditandatangani oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.

Ternyata, penutupan tersebut membuat sejumlah warganet bertanya-tanya. Meski pihak taman nasional sudah menjelaskan alasan penutupan sementara tersebut.

"Kok yang ditutup Cuman Gunung Kerinci Aja Min ? Alasannya Untuk Menghidari Penyebaran Convid19 Pengunjung Ke tempat Wisata Lain Minsalkan Danau Kaco Dn Gunung 7 Bagaimana,Kalo Mau Tutup,Tutup Semua min Yang Adil Dong..," tanya seorang warganet penasaran.

"Sudah plening di tutup😢," komentar yang lain. "Apalah daya yang kerja di perusahaan sudah menata planning jauh jauh hari, sejenak schedule saya patah kembali, 10an kali lebih planning untuk mendaki atap Sumatra selalu gagal. Alhamdulillah harus bersyukur Ambil hikmah nya," timpal warganet lain.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat

Gunung Kerinci Jambi
Perbesar
Gunung Kerinci berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), kawasan ini dikenal masih sangat alami. Selain sebagai 'rumah' bagi harimau Sumatera, kawasan ini banyak ditumbuhi pepohonan tua nan langka. (Foto: B Santoso/Liputan6.com)

Dihimpun dari berbagai sumber, luas wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat ini mencapai 1.368.509 hektare yang terbagi dalam empat provinsi. Dari luas tersebut berada di Provinsi Jambi seluas 422.190 hektare.

Sementara di Bengkulu seluas 310.910 hektare, sedangkan Provinsi Sumatera Barat seluas 353.780 hektare, dan Sumatera Selatan seluas 281.120 hektare. Taman nasional ini juga telah resmi masuk dalam daftar World Heritage Sites versi UNESCO.

Dalam sejarah, kawasan TNKS merupakan gabungan dari 17 kelompok hutan yang semuanya merupakan bagian hutan lindung register tahun 1921 – 1926 serta cagar alam dan suaka marga satwa yang ditetapkan dalam kurun waktu 1978 -1981.

Beberapa cagar alam serta suaka margasatwa seperti Cagar Alam Inderapura, Bukit Tapan, Gedang Seblat, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan, Bukit Kayu Embun, serta beberapa hutan lindung yang ada di sekitarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Potensi Letusan Gunung Merapi Lebih Hebat dari 2006?

Infografis Potensi Letusan Gunung Merapi Lebih Hebat dari 2006? (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Potensi Letusan Gunung Merapi Lebih Hebat dari 2006? (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓