Isi Waktu Pandemi, Pria Australia Bepergian Sejauh 4 Ribu Kilometer dengan Skateboard

Oleh Putu Elmira pada 21 Apr 2021, 08:01 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 08:01 WIB
Ilustrasi Skateboard
Perbesar
Ilustrasi skateboard. (dok. Unsplash.com/@worldsbetweenlines)

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan selalu membawa cerita dan makna di dalamnya. Begitu pula ketika seorang pria Australia memutuskan bepergian sejauh ribuan kilometer (km) hanya dengan sepapan skateboard. Bagaimana bisa?

Dilansir dari laman CNN, Selasa, 20 April 2021, pria bernama Tom Drury itu melaju dengan skateboard di sepanjang sisi Bruce Highway. Perjalanan luar biasa ini membawanya dari Melbourne ke utara Cairns dengan rute sejauh empat ribu km.

Ia berangkat pada akhir 2020 dan begitu berani melintasi hampir seluruh sisi benua Australia. Meski melelahkan, perjalanan Drury terinspirasi dari pandemi Covid-19 dan masa lockdown yang panjang.

"Saya suka bermain skateboard dan ketika pandemi terjadi, saya mengalami sedikit cabin fever," kata Drury.

Cabin fever menggambatkan perasaan negatif akibat terlalu lama terisolasi di rumah atau tempat tertentu. Kondisi ini pula yang mendorongnya untuk berkelana.

"Saya mulai bermain skateboard dengan jarak lebih jauh untuk sedikit menjernihkan pikiran. Saya hanya mencari petualangan," tambahnya.

Melalui akun Instagram-nya, Drury menampilkan perjalanan awalnya ke Outback dari kampung halaman di Broken Hill di New South Wales. Ia akhirnya mengumpulkan keberanian untuk meluncur lebih jauh.

"Saya dari pedesaan Australia dan belum pernah melihat apa pun di pantai sebelumnya. Jadi, ini semua adalah pengalaman baru bagi saya," jelasnya.

2 dari 4 halaman

Pantang Menyerah

Ilustrasi Skateboard
Perbesar
Ilustrasi skateoard. (dok. Unsplash.com/@lks_bt)

Keluarga dan teman Drury awalnya skeptis dengan ambisinya. Saat memulai perjalanan dan memasuki hari ketiga, ia berpikir ini sangat bodoh dan tubuhnya didera kelelahan luar biasa.

Kendati demikian, dukungan dari orang-orang tercinta di kampung halaman membuat Drury semangat dan bertekad melanjutkan perjalanan. Ia tidak asing dengan kerja keras karena bekerja sebagai pengebor berlian di tambang di kampung halamannya, bekerja 1,4 ribu meter di bawah permukaan Bumi.

"Saya tahu saya butuh beberapa minggu untuk menyesuaikan diri. Setelah itu, saya akan mengikuti ritme dan itulah yang terjadi," jelasnya.

Ia juga berkisah tentang beberapa tantangan yang dihadapi kala bepergian dengan skateboard, mulai dari jatuh dua kali, radang parah tiga kali, hampir menginjak empat ular mematikan, hingga hampir jatuh ke sengatan panas enam kali.

Drury meluncur dari jarak 50 hingga 100 kilometer setiap hari. Pada satu kesempatan, ia berada di papannya selama 15 jam saat menempuh jarak 115 km.

"Lalu lintas di jalan raya ini sangat padat," kata Drury. "Ada banyak truk semi-trailer yang melaju dengan saya, dan saya terus-menerus melihat ke jalan untuk mewaspadai batu, kayu, ular, dan lalu lintas."

3 dari 4 halaman

Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓