Rangkuman Persiapan Indonesia Terima Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Oleh Asnida Riani pada 31 Mar 2021, 12:02 WIB
Diperbarui 31 Mar 2021, 12:02 WIB
Jalani Vaksinasi, Menparekraf Berharap Pekerja Bandara Bali Siap Sambut Penerbangan Internasional
Perbesar
Menperakraf Sandiaga Uno memantau vaksinasi bagi pekerja Bandara I Gustri Ngurah Rai, Bali. (dok. Instagram @sandiuno/https://www.instagram.com/p/CMtAR9ihmAi/)

Liputan6.com, Jakarta - Menyasar wilayah-wilayah tertentu, Indonesia berencana membuka kembali gerbang perbatasan menyambut wisatawan mancanegara (wisman). Realisasinya dijadwalkan mulai April mendatang.

Mengupayakan pelaksanaannya, berbagai persiapan pun dilakukan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) masih terus mensertifikasi Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE), di samping juga mendorong penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, vaksinasi COVID-19 pada pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) juga sudah mulai terselenggara sejak akhir Februari lalu di beberapa wilayah, termasuk Bali. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun sempat memantau vaksinasi COVID-19 bagi pekerja Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Sandi mengatakan, vaksinasi merupakan upaya mempersiapkan Bali menyambut kedatangan kunjungan wisman ketika penerbangan internasional kembali dibuka. Menparekraf berharap, setelah penerbangan internasional kembali dibuka, semua pegawai bandara di Bali sudah divaksin.

Disusul Travel Corridor Arrangement (TCA), yang sesuai keterangan Menparekraf, tengah memasuki tahap finalisasi. Menurut Sandi, inisiasi ini akan dipraktikkan di Bali, yakni di wilayah Nusa Dua, Sanur, dan Ubud; Batam, juga Bintan dengan Nongsa dan Bintan Lagoi sebagai zona prioritas.

Sebelumnya, Sandi juga telah mendorong agar masyarakat, serta pekerja sektor pariwisata dan ekraf di Zona Hijau diprioritaskan dalam menerima vaksinasi COVID-19 guna menciptakan herd immunity atau kekebalan komunitas.

2 dari 4 halaman

Negara-Negara Target TCA

Persiapan Nongsa Point Batam Jelang Aktivasi Travel Corridor Arrangement pada 21 April 2021
Perbesar
Kawasan Nongsa Point di Batam yang akan memberlakukan travel corridor arrangement. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Dengan menerapkan TCA, wilayah Batam dan Bintan dijadwalkan akan kembali dibuka bagi wisman pada 21 April 2021. Sementara, Bali menargetkan kunjungan pelancong internasional pada Juni atau Juli 2021 mendatang.

Soal negara mana saja yang dilibatkan dalam program TCA, Sandi sempat menyebut beberapa nama, seperti Belanda, Tiongkok, Uni Emirat Arab atau negara Timur Tengah lain, dan Singapura. "Tapi, finalisasinya tergantung dari Travel Corridor Arrangement dari masing-masing negara," ucapnya.

Soal realisasi sesuai timeline, Sandi mengatakan bahwa keputusan akhir persetujuan ini berada di tangan Kementerian Luar Negeri. "Sembari kita sampaikan juga ke Pak Presiden," kata Sandi.

Ia menyatakan sampai saat ini, pihaknya terus menguji coba semua rencana agar tidak ada tahapan yang terlampaui. "Mudah-mudahan dalam beberapa minggu mendatang, kita akan sampaikan progress-nya pada teman-teman wartawan," sambung mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

3 dari 4 halaman

5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi

Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓