3 Tips Sukses Chatime Atealier Jalankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi

Oleh Henry pada 26 Mar 2021, 07:01 WIB
Diperbarui 26 Mar 2021, 07:01 WIB
Chatime Atealier di Mal Kokas Jakarta
Perbesar
Chatime Atealier di Mal Kokas Jakarta. foto: dok. Chatime Atealier

Liputan6.com, Jakarta - Inovasi dan kreativitas sangat diperlukan di berbagai bidang usaha sekarang ini, termasuk kuliner. Usaha minuman seperti Chatime juga melakukan dua hal tersebut. Tentunya bukan hal yang mudah bisa bertahan selama 10 tahun, ditambah lagi terjadinya pandemi corona Covid-19 sejak tahun lalu.

Mereka pun tak segan membagikan tips atau kiat agar usaha kuliner terutama minuman, bisa sukses dan berjalan dengan baik. Menurut Lany Cucu, Marketing General Manager Chatime, tips yang pertama adalah paham betul siapa konsumen yang disasar, termasuk mengenali kesukaan dan mampu menjawab keinginan konsumen.

"Orang Indonesia itu biasanya suka sesuatu yang baru dan unik, tapi setelah itu kembali lagi ke selera awal. Jadi, kita memang harus punya menu andalan yang disukai banyak orang, tapi harus terus bikin inovasi baru, seperti membuat minuman baru, tujuannya supaya kita selalu diingat banyak orang terutama konsumen kita," terang Lany pada Liputan6.com di gerai Chatime Atealier, Mal Kota Kasablanka (Kokas), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Maret 2021.

Selanjutnya, banyaknya pemain di bidang kuliner, khususnya minuman, membuat persaingan semakin ketat. Maka, mau tidak mau pengusaha harus membuat produknya selalu di benak konsumen. 

"Salah satu caranya memang dengan membuat iklan atau promosi. Tapi tidak harus lewat cara yang jor-joran, bisa lewat gimmick tertentu, seperti ‘kalau beli minuman ini berarti membantu teman-teman ojol’, yang kemudian dikombinaskan dengan hard selling agar kesannya tidak terlalu jualan," tambah Lany.

Yang ketiga adalah memanfaatkan media sosial dengan maksimal. Menurut Lany, kalau ada pelanggan atau konsumen yang komplain di media sosial, bisa diakomodasi, misalnya dengan mencoba menghubungi mereka untuk menanyakan apa saja keluhannya dan menawarkan jalan keluarnya.

"Biasanya mereka yang komplain itu hanya ingin diperhatikan. Kita coba hubungi mereka, ajak menyelesaikan masalah secara baik-baik dan kalau perlu diberi kompensasi, biasanya mereka akan senang," ungkap Lany.

Lewat media sosial, kita juga bisa membuat polling atau survei kecil-kecilan untuk bisa mengetahui keinginan konsumen. Bisa juga dengan memberikan hadiah atau giveaway bagi mereka yang mengikuti polling.

"Konsumen sekarang ini, terutama generasi milenial sangat kritis dan outspoken. Jadi kalau bisa kita gali apa saja keinginan dan kebutuhan mereka, bukan kebutuhan kita saja, kalau kita kan maunya jualan dan jualan," kata Lanny.

Yang terakhir, karena masih dalam masa pandemi, protokol kesehatan harus diterapkan dengan baik dan konsisten agar pengunjung atau konsumen merasa lebih nyaman dan tenang.

2 dari 4 halaman

Menu Terfavorit

Chatime Atealier di Mal Kokas Jakarta
Perbesar
Chatime Atealier di Mal Kokas Jakarta. foto: dok. Chatime Atealier

Sebelum pandemi melanda, Chatime membuka gerai dengan konsep baru, yaitu Chatime Atealier, yang menawarkan pengalaman minum teh yang lebih mewah. Sesuai dengan namanya yang diadaptasi dari Bahasa Prancis Atelier (workshop bagi para seniman untuk menghadirkan karya terbaik), gerai tersebut menawarkan minuman premium yang disajikan dalam kemasan lebih fancy, dan suasana gerai yang elegan tapi harganya tetap terjangkau.

"Kita buka ini di 2019 dan sudah ada empat gerai di Jakarta, termasuk di Mal Kokas ini. Tadinya kita mau buka lagi di beberapa tempat, tapi karena ada pandemi harus kita tunda dulu," terang Lanny.

Ia menambahkan, suasana gerai yang berbeda dihadirkan melalui sentuhan warna abu-abu dan kuning emas pada desain interior dan seragam baru karyawan yang membawa kesan elegan.

"Perbedaan utama lainnya dengan Chatime regular, Atealier tempatnya lebih besar seperti kafe sehingga pengunjung bisa lebih nyaman sambil bersantai. Jadi, di sini tidak ada antrean karena disediakan meja dan tempat duduk yang cukup banyak," jelas Lanny.

Perbedaan lainnya adalah menu yang ditawarkan lebih lengkap, beberapa tidak ada di Chatime reguler. Ada delapan jenis minuman tersedia dan rencana menghadirkan kembali menu-menu baru. Lalu, apa minuman yang paling favorit?

"Kalau yang paling favorit sekarang ini masih tetap yang signature. Itu kan ada tiga, Royal Milk Tea, Hazelnut Choco dan Pue Cocoa, tapi yang paling laris sekarang ini Hazelnut Choco," pungkas Lany.

3 dari 4 halaman

Poin-Poin Penting Usulan RUU Larangan Minuman Beralkohol

Infografis Poin-Poin Penting Usulan RUU Larangan Minuman Beralkohol. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Poin-Poin Penting Usulan RUU Larangan Minuman Beralkohol. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by