Arab Saudi Siap Buka Penerbangan Internasional Mulai 17 Mei 2021

Oleh Komarudin pada 12 Mar 2021, 22:03 WIB
Diperbarui 25 Mar 2021, 11:01 WIB
Maskapai penerbangan Flynas asal Arab Saudi. Liputan6.com/Pramita
Perbesar
Maskapai penerbangan Flynas asal Arab Saudi. Liputan6.com/Pramita

Liputan6.com, Jakarta - Arab Saudi akan membuka kembali gerbang penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Kebijakan ini sebelumnya ditangguhkan karena pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19. 

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Aran Saudi mengirimkan surat edaran ke bandara lokal bahwa semua penerbangan internasional akan melanjutkan operasi reguler pada Mei 2021, seperti dilansir dari laman Arab News, Jumat (11/3/2021).

Sebelumnya, sempat beredar bahwa Arab Saudi akan melanjutkan penerbangan internasional pada 31 Maret 2021. Pihak berwenang mengatakan mereka dapat melanjutkan menangguhkan perjalanan ke negara-negara tertentu yang dampak pandeminya masih parah.

Sementara itu, maskapai penerbangan domestik Saudi melihat peluang pemulihan lebih cepat dengan mengandalkan perjalanan jarak jauh. Selama ini, penerbangan jarak jauh lumpuh akibat krisis kesehatan global.

Kendati, sektor penerbangan domestik Arab Saudi tercatat pulih dengan kuat. Pada sebuah acara industri penerbangan pada 10 Maret 2021, temuan itu didapati sangat kontras dengan sebagian besar negara tetangganya. 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Catatan Positif dari Penerbangan Domestik

Saudi Arabian Airlines Pindah ke Terminal 3 Internasional 10 Juli
Perbesar
Terminal 3 Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng bakal semakin banyak dilewat wisatawan asal Arab Saudi.

Timur Tengah sangat terpukul oleh perlambatan penerbangan global karena pasar domestik yang relatif belum berkembang. Namun, rencana pembukaan tersebut merupakan hal positif.

"Pemulihan domestik di Arab Saudi sudah menunjukkan tanda-tanda positif, setidaknya dari segi frekuensi,” kata analis Centre for Aviation (CAPA) Richard Maslen.

Penerbangan domestik mingguan di Arab Saudi telah berkembang jadi sekitar tiga ribu jadwal, menurut data CAPA. Itu mewakili penurunan hanya 23 persen selama dua bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebelum pembatasan Covid-19 melanda.

Perempuan Arab Saudi Bebas dari Belenggu

Infografis Perempuan Arab Saudi Bebas dari Belenggu
Perbesar
Infografis Perempuan Arab Saudi Bebas dari Belenggu (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓